BERITA POPULER

BERITA POPULER - Masyarakat Boleh Tolak Tilang Manual, Oknum Agen BIN Jadi Petinggi Ponpes Al Zaytun

Diantaranya informasi mengenai tilang manual yang kembali diberlakukan. Lantaran sudah diberlakukan, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh masya

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM
Rangkuman berita populer Serambinews.com kanal News minggu ini, edisi 3-9 Juli 2023. 

Berdasarkan pasal 15 ayat 3 dalam PP tersebut, surat perintah tugas itu memuat:

Baca selengkapnya.

2. Anies Pilih Rekam dan Posting Kegiatan Ibadah Haji, Ganjar ‘Tertutup’, Pengamat: Menunjukkan Sesuatu

Bakal calon presiden Indonesia, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo baru saja usai menjalankan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi.

Namun perbedaan sikap Anies Baswedan dan Ganjar Pranomo dalam menjalakan ibadah haji menjadi sorotan.

Dilihat dari akun media sosial Instagram keduanya, Anies Baswedan kerap merekam dan memposting kegiatan selama menjalankan ibadah haji.

Sementara Ganjar Pranomo lebih ‘tertutup’ alias tidak mengunggah apapun kegiatan berhajinya.

Namun kedua bakal calon presiden ini sempat beberapa kali bertemu di Mekkah, dan juga menghadiri undangan khusus kerajaan Arab Saudi.

Pengamat yang juga Peneliti Politik dan Kebijakan Publik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, menyoroti kedua sikap bakal calon presiden ini.

Dia mengomentari terkait sikap Anies Baswedan yang kerap ‘memamerkan’ kegiatan berhajinya, termasuk jamuan makan siang atas undangan Kerajaan Arab Saudi.

Padahal, Ganjar Pranowo juga hadir dalam undangan tersebut tapi Gubernur Jawa Tengah ini engga memamerkan kegiatannya itu.

Baca selengkapnya.

Baca juga: Operasi Patuh Seulawah Dimulai, Polisi Imbau Masyarakat Lengkapi Surat Kendaraan

3. Siapkan Tebusan Rp5 Miliar Bebaskan Pilot Susi Air Philips Mehrtens, Panglima TNI: Untuk Kemanusiaan

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menilai tidak ada yang salah dari langkah pemerintah menyanggupi uang tebusan Rp 5 miliar untuk membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Methrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata ( KKB) di Papua.

Yudo berpendapat, pemenuhan uang tebusan itu merupakan upaya kemanusiaan demi keselamatan nyawa Methrtens maupun masyarakat di sekitar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved