Breaking News

BERITA POPULER

BERITA POPULER - Masyarakat Boleh Tolak Tilang Manual, Oknum Agen BIN Jadi Petinggi Ponpes Al Zaytun

Diantaranya informasi mengenai tilang manual yang kembali diberlakukan. Lantaran sudah diberlakukan, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh masya

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM
Rangkuman berita populer Serambinews.com kanal News minggu ini, edisi 3-9 Juli 2023. 

"Yang jelas itu tadi untuk damai dan kemanusiaan, apalagi menyangkut nyawa manusia, baik pilot maupun masyarakat setempat, artinya tidak ada apapun yang seharga itu," kata Yudo di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Oleh karena itu, Yudo menyebut bahwa pemerintah bakal memenuhi permintaan tersebut demi keselamatan semua pihak.

Ia pun berpendapat, langkah pemerintah menuruti permintaan kelompok kriminal tidak akan menjadi preseden buruk karena pemerintah lebih mengutamakan kemanusiaan.

"Kemanusiaan kan enggak ada harganya, enggak bisa dihargai seberapa pun, apabila ini menyangkut keselamatan nyawa manusia," ujar Yudo.

Baca selengkapnya.

4. Oknum Agen BIN Jadi Petinggi di Ponpes Al Zaytun, Adik Kandung Panji Gumilang Punya Peran Penting

Pendiri Pondok Pesantren Al Zaytun, Imam Supriyanto mengungkap bahwa ada oknum pegawai Badan Intelijen Negara ( BIN) yang turut menjadi anggota Badan Pendiri Ponpes Al Zaytun.

Oknum yang disebutnya berinisial MYR AS itu, kata dia, merupakan adik dari pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

"Dia (MYR AS) dicantumkan itu oleh Pak Panji. Adik kandungnya Panji Gumilang," ucap Imam dalam acara GASPOL! Kompas.com, Rabu (5/7/2023).

Masuknya nama oknum intelijen di Al Zaytun, ungkap Imam, berawal ketika Panji Gumilang ingin mengubah struktur Badan Pendiri sekitar tahun 2000-an.

"Kan Pak Haji Sarwani meninggal, nah Badan Pendiri tinggal saya sendiri, ditambah Panji Gumilang, lalu MYR AS, adiknya sendiri yang agen interpol di BIN, Abu Sabit dan Abdul Halim," bebernya.

Menurut Imam, saat itu Panji Gumilang berdalih bahwa oknum anggota intelijen itu bisa memberikan kontribusi positif bagi Al Zaytun.

Diungkapkannya pula bahwa hanya dirinya dan Panji yang mengetahui latar belakang pekerjaan MYR AS.

Baca selengkapnya.

Baca juga: Sosok Mayat Wanita dalam Karung di Kediri Terungkap, Sulastri Yakin Suami Bunuh Putri Kandung Mereka

5. Daftar 13 Produk Kosmetik Ilegal yang Masih Beredar di Pasaran, Terbukti Mengandung Merkuri

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved