Breaking News

BERITA POPULER

BERITA POPULER - Masyarakat Boleh Tolak Tilang Manual, Oknum Agen BIN Jadi Petinggi Ponpes Al Zaytun

Diantaranya informasi mengenai tilang manual yang kembali diberlakukan. Lantaran sudah diberlakukan, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh masya

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM
Rangkuman berita populer Serambinews.com kanal News minggu ini, edisi 3-9 Juli 2023. 

Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) mengungkap daftar produk kosmetik ilegal yang masih banyak beredar di Indonesia.

Melalui akun Instagram @bpom_ri, Jumat (30/6/2023), lembaga negara ini merinci sejumlah kosmetik dengan bahan berbahaya yang dilarang.

"KOSMETIK ILEGAL MASIH ADA DI SEKITAR KITA," tulis BPOM.

Menurut BPOM, kosmetik ilegal tersebut merupakan bagian dari 1.541 kasus yang ditemukan saat pengawasan sepanjang 2022.

Produk dengan dominasi krim wajah itu terbukti mengandung bahan berbahaya termasuk merkuri, zat yang dapat menimbulkan efek negatif seperti kanker kulit.

Daftar produk kosmetik ilegal

Merkuri adalah jenis logam berat berbentuk cair, berwarna perak, dan hanya menguap pada suhu tinggi minimal 375 derajat.

Kosmetik bermerkuri dapat membuat kulit putih dalam waktu singkat. Namun, penggunaan dalam jangka panjang akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca selengkapnya.

6. Pengakuan 23 Karyawan Diminta Berhenti Kerja Tanpa Pesangon, Alfamart: di PHK Melanggar Aturan

Sebanyak 23 karyawan di sebuah perusahaan retail besar mengaku diberhentikan dari bekerja tanpa pesangon.

Menurut cerita Angga (31), salah satu pekerja di perusahaan itu, ia bersama 22 rekannya diminta berhenti oleh perusahaan dengan dalih keputusan secara bersama, bukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sehingga, kata dia, perusahaan merasa tidak perlu membayarkan hak-hak yang seharusnya diterima pegawai jika di-PHK.

"Awalnya kan terjadi PHK, tapi pihak perusahaan ingin statusnya (pemberhentian kerja) keputusan secara bersama minta di-PHK. Di surat keterangannya keputusan bersama, jadi kami seperti 'ya saya resign sendiri' tapi dengan perjanjian bersama. Akhirnya karena kami tidak di-PHK, jadi menerima uang seadanya pas pemutusan kerja itu," ujar Angga kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/6/2023).

Permasalahan ini bermula saat Angga dan rekan-rekannya disebut melakukan gratifikasi.

Menurut perusahaan, gratifikasi itu terjadi ketika Angga dan pekerja lainnya masih berada di departemen admin, sekitar tahun 2011.

Sedangkan gratifikasi atau pungli yang dimaksud yakni menerima uang dari sopir suplier pengantar barang.

Baca selengkapnya

Baca juga: NIAT Pasang CCTV untuk Awasi Anak, Wanita Ini Malah Syok Lihat yang Dilakukan Suaminya: Sakit Hati

7. Kronologi Oknum TNI di Medan Curi Mobil Sopir Taksi Online, Tak Masuk Dinas Sejak April 2023

Seorang sopir taksi online di Medan, Sumatra Utara bernama Rizki Idana mengaku mobilnya dicuri oleh oknum TNI yang bertugas di Yon Zipur I/Dhira Dharma.

Terduga pelaku pencurian bernama Buntora Manalu terlah dilaporkan ke Polisi Militer Kodam I/Bukit Barisan dan Polsek Medan Tuntungan.

Kasus pencurian terjadi pada 30 Mei 2023 lalu sekitar pukul 01.00 WIB.

Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Rico Siagian tak banyak memberikan komentar terkait kasus ini.

Ia tidak menjelaskan, apakah Buntora Manalu sudah ditangkap atau belum.

"Nanti kami cek," kata Rico, Senin (3/7/2023).

Adapun lokasi penjemputan di Hotel Lonari, Jalan Letjen Jamin Ginting menuju Sagita Spa, Jalan Ringroad, Medan.

Sesampainya di lokasi, terduga pelaku membayar sekitar Rp 20 ribu.

Baca selengkapnya

8. Alasan Mengapa Sapi Menangis saat Kurban, Begini Penjelasan Menurut Islam dan Dokter Hewan

Kenapa sapi menangis saat kurban menurut Islam? Apakah ini pertanda sedih, takut, atau bahagia? Ataukah ada alasan lain di balik fenomena ini?

Dalam artikel ini, kita akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut dengan mengutip sumber-sumber yang kredibel.

Kita akan melihat penjelasan dari sudut pandang Islam dan juga dari sudut pandang ilmiah.

Semoga artikel ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang hewan kurban.

Hewan Ternak Memiliki Kelenjar Air Mata

Salah satu hal yang perlu kita ketahui adalah bahwa hewan ternak, termasuk sapi, memiliki kelenjar air mata. Kelenjar ini berperan untuk memproduksi air mata pada hewan.

Adapun proses ini dinamakan dengan lakrimasi. Layaknya pada manusia, kelenjar ini berada di kelopak mata bagian atas.

Air mata pada hewan ternak memiliki fungsi untuk membersihkan dan melumasi mata mereka.

Baca selengkapnya

Baca juga: Oknum Polisi Tertangkap Basah Tiduri Istri Orang, Ngaku Sudah Berhubungan Badan, Ada Bukti Video

9. KKB Minta Uang Rp 5 Miliar untuk Pembebasan Pilot Susi Air, Mahfud MD: yang Penting Harus Selamat

Begini tanggapan Menko Polhukam RI Mahfud MD soal permintaan KKB Rp 5 miliar untuk pembebasan pilot Susi Air.

Diketahui, Pilot Susi Air Philips Mark Methrtens disekap oleh KKB Papua beberapa waktu lalu.

Hingga kini pilot berkebangsaan Selandia BAru tersebut masih ditahan KKB Papua.

Menko Polhukam RI Mahfud MD menyatakan pihaknya masih dalam proses bernegosiasi dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya untuk membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Methrtens yang disandera.

Menurutnya, pihaknya kini dalam proses memenuhi permintaan KKB pimpinan Egianus Kogoya yang meminta tebusan uang sebanyak Rp 5 miliar sebagai syarat melepas pilot Philips.

"Ya itu semua masih dalam proses," kata Mahfud MD saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (5/7/2023).

Baca selengkapnya

10. 13 Produk Kosmetik Ilegal Beredar Pasaran, Begini Cara Mencek Produk Kosmetik Ilegal Atau Tidak

Begini cara cek produk kosmetik ilegal atau tidak.

Menggunakan produk kosmetik yang bersertifikat penting untuk diperhatikan.

Pasalnya produk kosmetik ilegal banyak yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Setidaknya ada 13 produk kosmetik ilegal yang masih beredar di pasaran.

Hal itu disampaikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) lewat akun Instagram resminya.

Lepas dari itu, bagaimana cara memastikan produk kosmetik yang kita beli atau kita pakai ilegal atau tidak?

Untuk tahu apakah suatu produk kosmetik tergolong aman atau tidak, masyarakat dapat mengecek melalui laman cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM. Berikut caranya:

Baca selengkapnya.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved