Luar Negeri

Perhatian! Bangladesh Dilanda Wabah Demam Berdarah, 7 Ribu Anak Terjangkit DBD: 176 Orang Meninggal

Pakar kesehatan Bangladesh mengatakan, penyakit itu telah mencapai proporsi "epidemi", meskipun pemerintah belum secara resmi mengumumkannya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Taufik Hidayat
Munir UZ ZAMAN / AFP
Pasien Bangladesh yang menderita demam berdarah menerima perawatan di Shaheed Suhrawardy Medical College and Hospital di Dhaka pada 3 September 2019. 

Merupakan suatu kondisi yang mendorong sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi berlebihan terhadap virus dengue, menyebabkan kebocoran plasma, pendarahan, dan dehidrasi parah.

Dokter Bangladesh Shishu Hospital and Institute, Dr Shatavisa Dhar mengatakan bahwa, dibutuhkan satu hari bagi anak-anak yang terjangkit untuk menjadi kritis dibandingkan dengan sekitar 48 jam untuk orang dewasa.

“Selain itu, seorang anak memiliki risiko 20 persen lebih besar daripada orang dewasa untuk mengalami sindrom syok,” katanya.

Abdul Qayium, seorang sopir bus di Gazipur, distrik yang berdekatan dengan Dhaka, kehilangan putranya yang berusia enam tahun, Rehan Ahmed, awal bulan ini karena demam berdarah.

“Dia berada di rumah sakit selama 10 hari. Dia pulih tetapi tiba-tiba, dia shock dan meninggal,” katanya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved