Salam
Siapapun Pemenangnya Dia Adalah Presiden Kita
Singkatnya, selaku warga negara yang baik kita wajib menaati dan pemimpin yang terpilih tidak boleh membedakan rakyatnya. Riak-riak yang sebelumnya te
APAPUN alasannya, dan siapapun pemenangnya apakah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, maupun Ganjar Pranowo, kita harus tetap berbesar hati. Sebab, yang jelas sosok yang terpilih dan menjadi pemenang pada penyelenggaraan pemilih-an presiden (pilpres), Rabu 14 Februari 2024 kemarin, adalah presiden untuk seluruh rakyat Indonesia.
Penegasan seperti ini sudah sangat sering disampaikan oleh para tokoh bangsa, baik yang berlatar belakang politisi, akade-misi, ulama, maupun tokoh pemuda yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, terutama dalam forum-forum diskusi yang melibatkan masing-masing timses pendukung presiden.
Intinya, siapapun yang terpilih nantinya akan sesuai dengan hasil akhir perhitungan yang dilakukan lembaga negara, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menjadi presiden dan ber-hak memimpin Indonesia. Kita semua harus menghormati hasil keputusan dari perhitungan KPU yang dilakukan secara resmi.
Singkatnya, selaku warga negara yang baik kita wajib menaati dan pemimpin yang terpilih tidak boleh membedakan rakyatnya. Riak-riak yang sebelumnya terjadi saat kampanye kita nilai sudah selesai.
Ke depannya, presiden yang dipilih bukanlah pemimpin atau milik sekelompok orang tertentu maupun elit-elit politik tertentu saja. Tetapi presiden negara kesatuan Republik Indonesia yang di dalamnya terdiri dari berbagai suku, etnis, dan partai serta golongan maupun agama.
Memperdebatkan bagaimana membangun negara ini agar le-bih baik dan maju lebih lanjut adalah jauh lebih penting daripa-da harus memperdebatkan perbedaan pandangan politik, ter-lebih lagi memperdebatkan perbedaan-perbedaan lainnya yang bisa merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa.
Perbedaan itu sebenarnya merupakan bagian dari kehidupan ber-demokrasi yang sejak dulu hingga saat ini terus dibangun secara ber-sama-sama. Sekaligus sebagai upaya untuk mencerdaskan masyara-kat guna menghasilkan sesuatu yang lebih baik bagi negara.
Sehingga, pilpres yang telah dilaksanakan secara keseluruh-an di wilayah Indonesia, bahkan WNI yang berada di luar negeri tujuannya sama memilih pemimpin harapan rakyat. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia harus memberikan dukungan pe-nuh terhadap pemimpin terpilih.
Bagi seluruh rakyat Indonesia tidak terkecuali yang berada di Aceh, kita imbau untuk memberikan dukungan serta kontribusi yang konstruktif dalam upaya membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di era kepemimpinan yang baru ini.
Kecuali itu, kita juga berharap agar pemimpin yang baru nan-tinya mampu memberikan perhatian yang lebih besar kepada masyarakat tanpa membedakan wilayahnya. Bahkan, kita ber-harap ada tokoh dari masing-masing daerah yang bisa diangkat menjadi menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang.
Keseimbangan ini kita nilai penting, tak terkecuali Aceh yang dikenal banyak memiliki sumber daya manusia yang handal, baik yang berasal dari kalangan politisi, akademisi, maupun pengusaha. Sejak zaman Pemerintahan Soekarno Aceh selalu mendapat perhatian dari pusat.
Untuk itu, sekali lagi, kita berharap agar masyarakat bisa me-nerima siapapun yang terpilih menjadi Presiden RI 2024-2029. Kekecewaan pasti ada bagi kubu yang kalah, tetapi harus dii-ngat bahwa kepentingan negara lebih besar dan berada di atas segala-galanya. Semoga!
POJOK
Presiden Jokowi berhentikan Khofi fah dari Gubernur Jatim
Ya iyalah, soalnya kampanye Pilpres telah bera-khir, kan?
MPU Aceh Timur sebut Pemilu ibadah lima tahun sekali
Tapi kalau salah pilih malah jadi petaka, tahu?
Lihat api, pegawai Puskesmas Jeumpa Bireuen berlarian keluar
Hanya saat terkena api asmara orang tidak mau lari, hehehe…
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/contoh-surat-suara-Pilpres-2024.jpg)