Jurnalisme Warga
Kisah Kapten J. Paris Tewas di Tangan Panglimo Rajo Lelo
Nenek moyang Panglimo Rajo Lelo berasal dari tanah Pasai. Ketika Sultan Malikussaleh masuk Islam, salah seorang panglimanya, Wan Durgamsyah, meninggal
Tayang:
Editor:
mufti
IST
YUSNIR SELIAN, S.Pd., pensiunan guru dan sejarawan dari Kluet, Aceh Selatan, melaporkan dari Kluet Timur
Tugas mereka mengamankan daerah Kluet yg dipimpin Panglimo Rajo Lelo IV. Keesokan harinya, 3 April 1926, pecahlah perang Kelulum di Desa Sapik, menewaskan Kapten Paris beserta serdadunya.
Setelah Kapten Paris tewas, seorang Marsose Jawa bernama Kromodikoro dan seorang temannya mengambil alih komando. Meski mereka dalam keadaan luka parah, mereka berhasil menembak mati Panglimo Rajo Lelo IV beserta anggota pasukannya. Demikian kisahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/YUSNIR-SELIAN.jpg)