Jurnalisme Warga
Layanan Menyenangkan di Perpustakaan Aceh
Di ruang ini tersedia bayak buku agama, tempat belajarnya nyaman, komputer untuk mempermudah mencari dan pinjam buku tersedia, cok sambung dan tempat

NURUL HUSNA, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, melaporkan dari Banda Aceh
Jumat (23/2/2024) pagi, saya berkunjung ke Perpustakaan Aceh (dulunya bernama Perpustakaan Wilayah disingkat Puswil) di Jalan Teuku Nyak Arief Nomor 23, Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Bangunannya unik dan sangat bagus.
Memiliki dua gerbang, parkirannya berada di basement. Jika diperhatikan dari luar tidak terlihat banyaknya pengunjung yang datang, padahal ramai.
Di depan teras terdapat halaman yang ditanami bunga, rumput, dan tanaman hijau lainnya. Di sebelahnya terdapat jalan menuju tangga turun ke parkiran mobil dan sepeda motor.
Jalan di samping taman ini juga menuju ke pintu masuk kafe jika posisi pengunjung masuk dari arah luar. Dari dalam pustaka juga disediakan pintu masuk ke kafe, bernama "The Library Cafe". Suasananya nyaman, fasilitasnya lengkap, karyawannya ramah, santun, dan mampu melayani pengunjung dengan baik.
Menu yang dijual di sini minuman dan es krim dengan harga terjangkau. Syarat masuk ke dalam perpustakaan provinsi ini tidak boleh merokok dan membawa makanan, tetapi diperbolehkan membawa air mineral.
Jika ingin masuk ke dalam perpustakaan cukup berdiri di depan pintu masuk, pintu terbuka secara otomatis.
Di dekat pintu ada bagian informasi tempat pengunjung bertanya dan konsultasi. Ada satu komputer dan scan (pemindai) kartu di sini.
Karyawan yang bertugas tergolong ramah. Mereka bekerja dari Senin-Minggu. Di depannya ada dua komputer terpajang rapi, berfungsi untuk pendatang mengisi identitas diri. Ini harus diisi oleh pengunjung atah pemustaka.
Di dekat komputer ada tiga toilet, juga ada tangga menuju lantai 2, 3, dan 4. Di samping toilet ada lift untuk menuju lantai 2, 3, dan 4.
Selain itu, di lantai 1 sederet dengan bagian informasi ada ruang pamer. Di ruang ini ada jalan menuju kafe.
Para karyawan di bagian administrasi (adm) melaksanakan tugasnya dengan baik. Padahal, di depannya sedang berlangsung Festival Pustaka Kampung Impian.
Ketika ada pengunjung yang ingin membuat kartu atau sekadar bertanya, mereka melayaninya dengan ramah.
Menurut keterangan seorang tenaga adm, mereka aktif bekerja dari hari Senin-Jumat saja. Pagi buka dari pukul 08.00-12.00 WIB. Siang pukul 14.00-16.00 WIB.
Pembuatan kartu dilakukan melalui ponsel sendiri dengan email yang ada di ponsel tersebut. Syaratnya ya menggunakan kartu tanda pengenal, seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu tanda mahasiswa (KTM), pasfoto, dan mengikuti akun sosmed Perpustakaan Aceh.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.