Opini
Menikmati Perjalanan Ibadah Haji
Melaksanakan ibadah haji merupakan bentuk ketaatan dan pengabdian kepada Sang Pencipta yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan ketundukan.
Keempat, berbagi kasih sayang dan kebaikan, ibadah haji juga mengajarkan nilai-nilai kasih sayang dan kebaikan. Bagi Jemaah haji momen-momen di Tanah Suci juga menjadi kesempatan untuk berbagi, baik dalam bentuk materi maupun emosional. Memberi bantuan kepada sesama jamaah haji yang membutuhkan, berbagi makanan atau sekadar memberikan senyuman dan sapaan hangat adalah bagian dari ibadah haji yang sangat dianjurkan.
Kesempurnaan spritual
Dengan demikian secara keseluruhan ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik ke Tanah Suci Mekkah, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam dan penuh makna. Dalam ibadah haji setiap individu diberi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan menguatkan ikatan persaudaraan dengan sesama muslim.
Ibadah haji bukan hanya akan merubah keadaan fisik, tetapi juga hati dan jiwa setiap individu yang menjalankannya, membawa mereka lebih dekat kepada Allah swt dan membimbing menuju kesempurnaan spiritual.
Oleh sebab itu perjalanan ibadah haji walaupun melelahkan tetapi harus dijalankan dengan ikhlas dan resapi setiap rangkaian pelaksanaan ibadahnya karena setiap kegiatan yang dilaksanakan ada makna tersendiri yang menjadi amal shaleh. Perjalanan ibadah haji merupakan sebuah perjalanan yang penuh makna dan pengalaman yang mendalam hanya dapat dirasakan masing-masing jamaah yang benar-benar mendalami ilmu pelaksanaan ibadah haji mulai dari manasik yang diikuti sebelumnya.
Semua jamaah mengharapkan ibadah yang dilakukannya akan memperoleh haji yang mabrur sebagaimana sabda nabi yang diriwayatkan oleh al-Imam Ahmad dari Jabir bin ‘Abdullah, “Haji yang mabrur tidak ada imbalan lain baginya kecuali surga”Berjuta orang setiap tahun hadir ke Mekkah hanya dengan satu tujuan yaitu memperoleh haji yang mabrur sebagai bekal pulang ke akhirat nantinya.
Qur’an Surat al –Baqarah ayat 196 memerintah, “Sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah SWT”. Semoga semua jamaah haji Indonesia yang telah mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah swt tahun ini memperoleh haji yang mabrur serta mampu memperbaiki keadaan Negara dari keterpurukan dengan doa-doa jamaah sekalian. Amiin.
| Masa Depan Pertanian Aceh Pascabanjir |
|
|---|
| Transformasi Digital dan Stabilitas Makroekonomi Mesin Penggerak Pertumbuhan Ekonomi |
|
|---|
| Polri sebagai Penopang Harapan di Tengah Bencana |
|
|---|
| Belajar Sabar dari Aceh yang Terluka |
|
|---|
| Saat Pemimpin tak Hadir di Tengah Bencana: Dilema Etika Antara Hak Personal & Tanggung Jawab Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/M-ZUBAIR-MEKKAH.jpg)