Breaking News

Konflik Palestina vs Israel

Tajam! Wapres AS Kamala Harris ke PM Israel Netanyahu soal Penderitaan Gaza: Saya Tak akan Diam

Tajam! Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS), Kamala Harris mendesak Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyepakati gencatan senjata

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Istimewa
Tajam! Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS), Kamala Harris mendesak Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyepakati gencatan senjata. 

SERAMBINEWS.COM - Tajam! Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS), Kamala Harris mendesak Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyepakati gencatan senjata (berhenti perang).

Gencatan senjatanya di Gaza menurutnya akan meringankan penderitaan warga sipil Palestina.

Hal itu disampaikan Wapres AS dengan nada yang lebih keras daripada Presiden Joe Biden.

Wanita yang berpotensi jadi calon presiden dari Partai Demokrat itu tidak berbasa-basi tentang krisis kemanusiaan yang melanda Gaza setelah sembilan bulan perang antara Israel dan militan Hamas.

"Kita tidak boleh membiarkan diri kita mati rasa terhadap penderitaan dan saya tidak akan diam," kata Harris dikutip dari Reuters, Jumat (26/7/2024).

Baca juga: Netanyahu Klaim Tak Bunuh Warga Sipil di Rafah Palestina, Faktanya 40 Warga Terpanggang Hidup-hidup

Baca juga: Mualem Tutup Rapat-rapat Potensi Gandeng Haji Uma di Pilkada Aceh 2024, Ini Alasannya

Pernyataan Harris tajam dan bernada serius serta menimbulkan pertanyaan apakah dia akan lebih agresif dalam berurusan dengan Netanyahu jika terpilih sebagai presiden pada 5 November mendatang.

Namun, para analis tidak memperkirakan akan ada perubahan besar dalam kebijakan AS terhadap Israel, sekutu terdekat Washington di Timur Tengah.

Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 39.000 orang dan menyebabkan bencana kemanusiaan.

Sebagian besar daerah kantong pantai itu (Gaza) rata dengan tanah, orang-orang mengungsi dari rumah mereka, kelaparan dan kurangnya bantuan darurat.

Presiden Biden bertemu yang sebelumnya bertemu Netanyahu mengatakan, perlu menutup kesenjangan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan menghilangkan hambatan dalam aliran bantuan.

 

 

Sementara selanjutnya Netanyahu akan bertemu pesaing Harris dari Partai Republik, Donald Trump, pada hari Jumat di klub milik Trump, Mar-a-Lago, Florida.

Gencatan senjata telah menjadi pokok bahasan negosiasi selama berbulan-bulan.

Para pejabat AS yakin bahwa kedua belah pihak semakin dekat dengan kesepakatan gencatan senjata selama enam minggu dengan imbalan pembebasan sandera perempuan, orang sakit, orang tua, dan korban luka oleh Hamas.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved