Perlawanan Ipda Rudy Soik usai Dipecat: Laporkan Pejabat Polda NTT hingga Datangi Komnas HAM
Kini, Ipda Rudy melakukan beberapa perlawanan karena proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dianggap janggal.
Saat akan ditangkap, Ahmad berusaha menyuap petugas dengan uang sebesar Rp 4 juta, tetapi upaya tersebut gagal.
Minyak yang dibeli Ahmad kemudian ditampung di rumahnya.
Setelah pengecekan, polisi mendapati minyak solar yang ditimbun sudah tidak ada lagi di lokasi.
"Hasil investigasi juga menunjukkan bahwa Ahmad tidak terdaftar di Dinas Perikanan sebagai penerima rekomendasi barcode nelayan," tambah Rudy.
Selama interogasi, Ahmad mengaku telah mengirim minyak tersebut kepada Algajali.
Berdasarkan pengakuan ini, polisi melanjutkan penyelidikan ke tempat penimbunan milik Algajali.
Di lokasi tersebut, Algajali mengeklaim telah menyetorkan uang sebesar Rp 15 juta kepada Kanit Tipidter dan mengaku bekerja sama dengan Krimsus Polda NTT.
Namun, minyak yang dicari juga tidak ditemukan di tempat itu.
Rudy menjelaskan, pada 28 Juni 2024, penyelidikan dilanjutkan untuk mencari tahu ke mana minyak yang ditimbun oleh Ahmad dan Algajali dijual.
Diketahui, Ahmad adalah residivis dengan modus yang sama, menjual minyak ke perbatasan Timor Leste.
"Ahmad menggunakan mobil tangki industri untuk mengangkut minyak tersebut ke wilayah perbatasan," ungkap Rudy.
Rudy menegaskan, semua kegiatan penyelidikan dilakukan atas perintah Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota dan Kasat Reskrim.
Namun, ia terkejut ketika dianggap melanggar kode etik, yang berujung pada pemecatannya.
"Keputusan PTDH ini bagi saya sesuatu yang menjijikan," tegas Rudy.
| Dua Polisi Toraja Utara Dipecat, Terbukti Terima Setoran Rp10 Juta per Minggu dari Bandar Narkoba |
|
|---|
| Aniaya Bocah hingga Tewas, Bripda Mesias Siahaya Resmi Dipecat, Ayah Korban: Semuanya Transparan |
|
|---|
| Hasil Sidang Etik, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Dipecat dan Dipatsus Terkait Kasus Narkoba |
|
|---|
| Profil AKP Malaungi Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, Dipecat Setelah Terjerat Kasus Narkoba |
|
|---|
| Aipda BS Anggota Polda Riau Dipecat karena Tipu IRT Rp 354 Juta, Berawal dari Bayar Pajak Mobil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Eks-KBO-Satreskrim-Polresta-Kupang-Kota-Ipda-Rudy-Soik.jpg)