Konflik Palestina vs Israel
Usai Dipecat, Yoav Gallant Bongkar Fakta Mengejutkan PM Israel Benjamin Netanyahu
Eks Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant membongkar kelakukan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu usai dipecat.
Minggu ini, pihak berwenang mengumumkan penangkapan seorang ajudan Netanyahu atas dugaan membocorkan informasi rahasia kepada media asing yang memberikan perlindungan politik kepada perdana menteri saat pembicaraan mengenai tawanan gagal.
"Memecat Gallant di tengah perang adalah tindakan gila," kata pemimpin oposisi, Yair Lapid, di media sosial X.
"Netanyahu menjual keamanan Israel dan tentara Israel demi kelangsungan hidup politik yang memalukan," ujarnya.
Presiden Israel Isaac Herzog yang jabatannya sebagian besar bersifat seremonial dan dimaksudkan untuk membantu menyatukan negara, menyebut pemecatan Gallant sebagai hal terakhir yang dibutuhkan Israel.
Forum akar rumput yang mewakili keluarga tawanan mengatakan pemecatan Gallant adalah kelanjutan langsung dari upaya untuk menghancurkan kesepakatan pertukaran tawanan.
Dalam beberapa jam, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di pusat kota Tel Aviv, memblokir jalan raya utama kota dan melumpuhkan lalu lintas.
Kerumunan massa, banyak yang memegang bendera Israel dan yang lainnya meniup peluit dan menabuh genderang, berkumpul di sekitar beberapa api unggun.
Beberapa ribu orang berdemonstrasi di luar rumah Netanyahu di Yerusalem dan di tempat lain di kota itu.
Para pengunjuk rasa berkumpul dan memblokir jalan di beberapa tempat lain di seluruh negeri, dan stasiun-stasiun televisi Israel menayangkan gambar polisi yang berkelahi dengan pengunjuk rasa.
Baca juga: VIDEO Kemarahan Iran Memuncak seusai Donald Trump Menang Pilpres, AS-Iran Perang
\
Baca juga: Hindari Minum Air Kelapa Bagi Orang yang Punya 7 Kondisi Ini, Bisa Mengakibatkan Masalah Kesehatan
Baca juga: Waspada, Aceh Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir
| Israel Serang Kendaraan Polisi di Gaza, 5 Orang Tewas Termasuk Balita |
|
|---|
| Mohammed Wishah Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza |
|
|---|
| Israel Perluas Kendali di Tepi Barat, Menteri Zionis: Kami Terus Membunuh Gagasan Negara Palestina |
|
|---|
| Trump Kecam Rencana Israel Caplok Tepi Barat Palestina |
|
|---|
| Serangan Terbaru Israel Tewaskan 30 Warga Gaza, Korban Harian Tertinggi Sejak Gencatan Oktober 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Menteri-Pertahanan-Israel-Yoav-Gallant-11.jpg)