Opini
Melihat Arah Pemerintah Aceh Pascapilkada
Masyarakat Aceh secara perlahan namun pasti tidak lagi mempersoalkan perbedaan pilihan mereka. Sebab bagaimanapun hidup dalam suasana damai dan bebas
Lagi-lagi kalangan ulama, santri, cendekia, jurnalis, pengusaha dan semua profesi lainnya bahu-membahu menyukseskan pemerintahan yang bersih, berwibawa dan bermartabat bagi perbaikan kehidupan masyarakat Aceh yang berperadaban.
Ikhtiar memperjuangkan kejayaan Islam di Aceh bagai masa kesultanan dahulu selalu menjadi isu yang memiliki daya tarik bagi masyarakat Aceh pada umumnya. Semua kita harus memihak pada penegakan syariat Islam di Aceh melalui penetapan qanun-qanun yang mendukung pelaksanaan syariat Islam.
Agar cerita lama yang sempat mengalami hambatan di parlemen dan terakhir penolakan tidak terjadi atau terulang kembali. Sebagai suku Aceh yang masih cukup fanatik dengan Islam, maka spirit ini harus dibuktikan dalam semua kebijakan pembangunan di Aceh. Kejayaan Islam yang memproyeksikan upaya melanjutkan kegemilangan masa lalu saat kejayaan Aceh di bawah kesultanan dalam berbagai bentuk yang kental dengan kekhasan Aceh dalam bidang keislaman.
Kita berharap agar rencana akan dibangunnya fasilitas modern untuk pusat persiapan keberangkatan ibadah haji se-Asia Tenggara dapat direalisasikan. Demikian juga masyarakat berharap agar program pembangunan pemerintah Aceh nanti tidak melupakan prioritas pada aspek pembangunan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Aceh yang unik
Semoga masyarakat Aceh segera sampai-sampai pada pola kehidupan yang berorientasi masa depan dengan menggerakkan kemajuan berpikir melalui pendidikan yang menghargai rasionalitas, keilmiahan dan menjunjung tinggi keluhuran moral (akhlaqul karimah) dalam bertutur dan dalam membangun komunikasi yang sehat dan beradab.
Kehidupan masyarakat Aceh yang menghargai orang-orang sekolahan, menghargai ulama yang masih berada pada jalur independensi, masih setia memberikan keteladanan kepada umat atas sikapnya yang tidak menyembah kekuasaan. Inilah yang kita nantikan bila seluruh komponen masyarakat Aceh siap memainkan peran sesuai dengan keahliannya masing-masing dan kemudian mampu bersinergi dengan kebijakan pemerintah.
Inilah poros-poros kekuatan sosial yang haus memainkan perannya dalam struktur sosial-politik saat ini di Aceh. Selamat menyambut pemerintahan Aceh yang baru semoga masyarakat Aceh semakin beradab akhlaknya, bermartabat kedaulatannya dan berkemajuan dalam khazanah ilmu pengetahuan dan pendidikannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhibuddin-Hanafiah.jpg)