Kamis, 23 April 2026

Kesehatan

Sering Makan Daun Kelor Bisa Berakibat Buruk Bagi Kesehatan, Ini Efek Samping dan Batas Konsumsinya

Menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, efek samping yang ditimbulkan jika seri

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
IST
Daun Kelor - Sering Makan Daun Kelor Bisa Berakibat Buruk Bagi Kesehatan, Ini Efek Samping dan Batas Konsumsinya 

Menurut Inggrid, masyarakat perlu memperhatikan apakah daun kelor yang dimakan dalam bentuk segar, bubuk, atau kapsul.

Gangguan kesehatan lain yang mungkin muncul

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, berikut beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan jika terlalu banyak mengonsumsi daun kelor.

1. Memengaruhi tiroid

Tiroid adalah kelenjar hormon yang memiliki bentuk seperti kupu-kupu. Kelenjar ini terletak di bagian depan bawah leher. 

Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam proses metabolisme dan kesehatan tubuh.

Menurut data Medical News Today, dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada 2021, disebutkan bahwa daun kelor dapat membantu fungsi tiroid.

Meski demikian, tanaman tropis ini juga dapat menyebabkan masalah jika seseorang sambil mengonsumsi obat tiroid.

Oleh karena itu, seseorang yang sedang mengonsumsi obat tiroid sebaiknya berbicara dengan dokter sebelum mengonsumsi daun kelor.

Baca juga: 10 Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan yang Wajib Kamu Tahu

2. Gangguan pencernaan

Menurut Kemenkes yang dikutip dari lamannya, terlalu banyak makan daun kelor dapat memicu gangguan pencernaan.

Sebab, daun kelor memiliki sifat pencahar yang dapat mempercepat keluarnya tinja atau mengurangi konsistensi tinja.

Sementara jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, daun kelor disebur dapat menyebabkan sakit perut, distensi gas, diare, dan mulas.

Ilustrasi daun kelor
Ilustrasi daun kelor (Pixabay)

3. Risiko keguguran

Daun kelor aman dikonsumsi dalam batas wajar oleh ibu hamil yang berada di trimester kedua dan ketiga.

Namun sebagaimana dilansir dari WebMD, ibu hamil perlu menghindari bagian akar, bunga, dan kulit kayu kelor lantaran mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan kontraksi pada ibu hamil.

Kondisi tersebut bagaimanapun dapat meningkatkan risiko keguguran pada bayi.

4. Ganggu efektivitas obat-obatan

Daun kelor dapat menimbulkan efek samping untuk orang-orang yang sedang mengonsumsi obat pengecer darah, seperti Warfarin dan Aspirin.

Beberapa kandungan daun kelor dapat memengaruhi metabolisme obat yang diproses oleh hati, sehingga efek obat bisa berubah atau bahkan menjadi tidak efektif.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved