Kesehatan
Manfaat Makan Pisang Saat Sahur dan Buka Puasa, Dapat Mengembalikan Energi dengan Cepat
Pisang merupakan buah yang kaya nutrisi dan telah dikenal sebagai sumber makanan yang baik untuk pencernaan.
SERAMBINEWS.COM - Selama menjalankan ibadah puasa Ramadan, menjaga asupan makanan yang sehat sangatlah penting untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh.
Salah satu makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa adalah buah pisang.
Pisang dikenal sebagai buah kaya nutrisi yang bermanfaat bagi pencernaan dan memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian.
Dengan kandungan karbohidrat, protein, serat, serta berbagai vitamin dan mineral, pisang menjadi pilihan ideal untuk membantu tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.
Buah pisang mengandung vitamin A, B, dan C yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, serta mineral penting seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.
Selain itu, pisang juga mengandung tembaga dan mangan, yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Mengonsumsi pisang saat sahur dapat membantu mengurangi rasa lapar lebih lama berkat kandungan seratnya yang tinggi.
Sementara itu, saat berbuka puasa, pisang dapat menjadi pilihan makanan yang lembut bagi sistem pencernaan sekaligus memberikan energi secara cepat tanpa membebani lambung.
Dengan berbagai manfaatnya, tidak ada salahnya menjadikan pisang sebagai bagian dari menu harian selama Ramadan.
Manfaat Makan Buah Pisang Saat Sahur dan Buka Puasa
Makan pisang saat sahur dan buka puasa dapat memberikan energi lebih untuk tubuh.
Dikutip dari Health dan Healthline, berikut manfaat makan pisang saat sahur dan buka puasa.
1. Kembalikan energi yang hilang dengan cepat
Konsumsi buah pisang saat buka puasa dapat mengembalikan energi yang hilang setelah seharian penuh menjalankan puasa.
Pisang adalah sumber karbohidrat, sumber bahan bakar utama untuk tubuh.
Kandungan karbohidrat dalam pisang saat masih mentah adalah pati, sementara saat matang kandungan pati akan menurun, dan kandungan sukrosa (gula sederhana) akan meningkat.
Gula sederhana mudah diserap ke dalam aliran darah, sehingga memberikan ledakan energi yang cepat.
Pisang juga menyediakan vitamin B6, yang penting untuk berbagai funsgi tubuh, termasuk metabolisme energi dan mendukung kesehatan otak.
Selain itu, pisang juga terkenal dengan kandungan kaliumnya, di mana kandungan ini memainkan peran penting dalam mengatur fungsi otot dan transmisi saraf.
Pisang mengandung serat yang membantu kita merasa kenyang lebih lama.
2. Bagus untuk kesehatan jantung
Buah yang memiliki kulit berwarna kuning ini mengandung serat yang dapat membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Menurut American Heart Association (AHA), pisang juga mengandung kalium, mineral penting yang membantu mengelola tekanan darah.
Pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram (mg) kalium, yang jika dikonsumsi dapat memenuhi 9 persen dari total kebutuhan yang direkomendasikan.
Asupan kalium dapat meningkatkan ekskresi natrium melalui urine, hal ini dapat membatu meringankan ketegangan pada dinding pembuluh darah, sehingga membantu menurunkan tekanan darah.
3. Bagus untuk pencernaan
Pisang mengandung serat larut dan jenis serat lain yang disebut prebiotik.
Kedua jenis serat ini sangat membantu dalam mendukung bakteri baik dalam usus untuk berkembang, yang membuat sistem pencernaan bekerja dengan lancar dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Menurut Health, pisang juga dianggap sebagai makanan yang mudah dicerna, cocok untuk diet, dan untuk orang yang mengalami masalah pencernaan seperti gas, diare, hingga GERD.
4. Mengelola kadar gula darah
Pisang kaya akan serat larut, di mana serat larut ini akan melebur dalam cairan untuk membentuk gel selama proses pencernaan.
Pisang mentah atau yang masih berwarna hijau mengandung pati resisten, yaitu sejenis serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh.
Kedua jenis serat ini dapat membantu memoderasi kadar gula darah setelah makan dan mengatur nafsu makan dengan memperlambat pengosongan perut.
Meskipun kandungan karbohidratnya lebih tinggi, pisang mungkin tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah pada orang yang tidak menderita diabetes.
Namun, bagi mereka yang menderita diabetes, makan dalam porsi besar dalam sekali makan dapat menyebabkan kadar gula darah naik terlalu tinggi.
Oleh karena itu, baiknya penderita diabetes mengonsumsi satu pisang dalam satu waktu.
5. Tingkatkan kesehatan ginjal
Kandungan kalium pada pisang sangat penting untuk fungsi ginjal yang sehat dan pengaturan tekanan darah.
Pisang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal karena termasuk sumber kalium yang baik.
Studi tahun 2019 yang melibatkan lebih dari 50.000 orang dengan penyakit ginjal kronis tahap awal mengaitkan kalium dengan tekanan darah yang lebih rendah dan perkembangan penyakit ginjal yang lebih lambat.
Namun, beberapa orang yang menderita penyakit ginjal stadium akhir atau sedang menjalani dialisis perlu membatasi asupan kalium.
Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul 5 Manfaat Makan Pisang Saat Buka Puasa, Salah Satunya Kembalikan Energi yang Hilang dengan Cepat
Baca juga: Boleh Menunda Mandi Wajib Saat Puasa Asal Tidak Lewati Waktu Ini, Buya Yahya Ingatkan Satu Hal Ini
| 8 Makanan Terbaik untuk Kulit, Rambut dan Kuku Sehat, Dari Alpukat hingga Ikan Berlemak |
|
|---|
| Heboh Kasus PNJ, Bisakah LGBT Sembuh? dr Boyke Ungkap Faktor 'Gifted' hingga Trauma Masa Kecil |
|
|---|
| 5 Alasan Wanita Lebih Rentan Mengalami Resistensi Insulin, Nomor 2 Sering Tak Disadari |
|
|---|
| Selain Kombucha, Ini 4 Minuman Probiotik yang Baik untuk Pencernaan dan Kesehatan Usus |
|
|---|
| Dosen Poltekkes Aceh Edukasikan Deteksi Dini Diabetes ke Kader Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PISANG-Manfaat-pisang-untuk-kesehatan.jpg)