Selasa, 28 April 2026

Ramadan 2025

Ini Dia Tradisi Ramadhan di Berbagai Dunia, Dari Drum Ottoman hingga Lentera Berwarna

Bagi sekitar 1,8 miliar umat Muslim di seluruh dunia, bulan suci ini adalah waktu untuk berdoa, memberi, dan mempraktikkan pengendalian diri, dengan b

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nur Nihayati
Chat GPT
ILUSTRASI -Berikut merupakan tradisi Ramadhan di berbagai  Dunia 

Ini adalah cara umat Muslim Indonesia untuk membersihkan tubuh dan jiwa sebelum menjalani ibadah puasa dan doa sepanjang bulan Ramadan.

Selain itu, ada juga tradisi nyekar, yang dilakukan oleh umat Islam Jawa.

Mereka percaya bahwa Ramadan adalah waktu untuk memulai siklus kehidupan baru, dan oleh karena itu, mereka melakukan salat dan menghormati orang-orang yang telah meninggal dengan mengunjungi makam dan berdoa.

Tradisi Ramadan di Lebanon: Meriam untuk Menandai Berbuka Puasa


Di Lebanon, salah satu tradisi tertua dan paling khas adalah midfa al iftar, yang melibatkan penembakan meriam saat matahari terbenam untuk memberi tahu orang-orang bahwa sudah waktunya berbuka puasa.

 Konon, tradisi ini bermula dari Mesir, ketika seorang penguasa secara tidak sengaja menembakkan meriam pada saat matahari terbenam, dan akhirnya menjadi tradisi yang dinantikan setiap hari selama Ramadan.

Lebanon bahkan memiliki meriam bersejarah khusus untuk tujuan ini, dan saat berbuka, masyarakat merayakan dengan hidangan lezat seperti mahshe (sayuran yang diisi dengan daging atau nasi) yang sangat populer di bulan Ramadan.

Baca juga: Gegara Ketiduran hingga Belum Mandi Junub Sampai Lewat Waktu Subuh, Sah Puasanya?Ini Kata Buya Yahya

Tradisi Ramadan di Pakistan: Chaand Raat dan Hidangan Berbuka yang Nikmat


Di Pakistan, Ramadan sangat dihargai, dan berbuka puasa adalah momen yang sangat spesial. Makanan khas yang disajikan saat berbuka antara lain samosa, pakora, serta minuman herbal beraroma mawar yang menyegarkan.

 Sebagai tanda berakhirnya Ramadan, masyarakat Pakistan merayakan chaand raat, yakni malam terakhir Ramadan yang dipenuhi dengan perayaan.

 Para wanita menghias tangan mereka dengan henna, sementara toko-toko dipenuhi dengan aksesoris berwarna-warni.

Selain itu, saat berbuka puasa, hidangan lezat seperti dahi puri dan chana chaat menjadi favorit, menyatukan keluarga dan teman-teman dalam kehangatan kebersamaan.

Tradisi Ramadan di Bangladesh: Makanan Manis dan Suasana Meriah


Di Bangladesh, Ramadan dirayakan dengan penuh keceriaan, dengan jalan-jalan dihiasi lampu dan dekorasi.

Di setiap rumah, berbuka puasa menjadi momen penuh kehangatan dengan hidangan istimewa seperti jilapi (makanan manis), piazu (gorengan berbahan bawang), dan beguni (terong goreng).

Semua makanan ini disiapkan untuk dibagikan bersama keluarga dan sahabat saat berbuka puasa.

Baca juga: Jet Tempur Korsel Salah Jatuhkan Bom di Pemukiman saat Latihan Militer, 15 Orang Terluka

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved