Konflik Suriah
Pemantau HAM: Pasukan Rezim Baru Suriah Bantai 162 Warga Sipil
Rekaman grafis tersebar luas di platform media sosial, mendokumentasikan kejahatan perang yang mengerikan. Beberapa video mendokumentasikan momen bebe
SERAMBINEWS.COM - Sebagian besar warga sipil yang terbunuh di seluruh Suriah pada tanggal 7 Maret dieksekusi oleh pasukan rezim baru Suriah, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), Sabtu.
Mayoritas dari mereka menjadi sasaran eksekusi singkat yang dilakukan oleh personel yang berafiliasi dengan Kementerian Pertahanan Suriah dan Pasukan Keamanan Dalam Negeri.
Organisasi tersebut mengatakan bahwa tindakan tersebut menandai "eskalasi berbahaya dalam pelanggaran yang sedang berlangsung terhadap warga sipil."
Rekaman grafis tersebar luas di platform media sosial, mendokumentasikan kejahatan perang yang mengerikan. Beberapa video mendokumentasikan momen beberapa warga Suriah yang tidak bersenjata ditembak mati oleh pasukan keamanan, beberapa di antaranya juga dipermalukan sebelum dieksekusi.
Baca juga: Pasukan Suriah Eksekusi 52 Kaum Alawi saat Bentrok dengan Milisi Pro-Assad, Lebih 70 Orang Tewas
Daftar pembantaian yang terjadi di Suriah pada 7 Maret 2025
Lebih jauh, SOHR telah merilis daftar terperinci lokasi terjadinya kekejaman ini, yang memberikan gambaran menyeluruh tentang meningkatnya kekerasan di seluruh Suriah. Ini adalah lokasi-lokasi yang terdokumentasi:
Baniyas, daerah pedesaan Tartus
60 warga sipil tewas di kota Baniyas, termasuk 10 wanita dan 5 anak-anak.
SOHR mengatakan bahwa para korban dieksekusi dengan tembakan dalam sebuah "serangan hebat".
Dweir Baabda, Beit Aana, pedesaan Jableh, Latakia
7 warga sipil ditembak mati secara langsung.
Desa Al-Shir, pedesaan Latakia
24 warga sipil terbunuh dalam eksekusi massal.
Desa Al-Mukhtariyah, wilayah Al-Haffa, Latakia
38 warga sipil ditembak dari jarak dekat.
Kota Al-Haffa, Latakia
7 warga sipil meninggal karena luka tembak parah di kepala atau dada.
Yahmour, daerah pedesaan Tartus
Dua pemuda yang mencoba melarikan diri dari desa ditembak mati.
Salhab, daerah pedesaan Hama
Sheikh Shaaban Mansour dan putranya dieksekusi setelah ditahan oleh pihak berwenang, menurut SOHR.
Perlu dicatat bahwa mayat Syekh Alawi berusia 90 tahun itu ditemukan tergeletak di jalan pada hari Jumat.
Desa Qarfis, Latakia
22 warga sipil tewas dalam serangan yang menargetkan rumah-rumah desa.
SOHR menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil tindakan
SOHR menggambarkan tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang berat dan menyerukan masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan dengan mengirimkan tim investigasi khusus untuk mendokumentasikannya.
Observatory mendesak otoritas Suriah untuk meminta pertanggungjawaban personel keamanan dan pertahanan yang terlibat dalam eksekusi tersebut, dan memperingatkan bahwa "impunitas hanya akan mendorong terulangnya kejahatan seperti itu di masa mendatang, sehingga menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas politik dan sosial Suriah di era pasca-Assad."(*)
| Suriah Bersihkan Pejuang dari Kota Druze, Suwayda, Presiden Umumkan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Tuduh Israel Inginkan Kekacauan dan Kehancuran |
|
|---|
| Suriah Tarik Pasukan dari Sweida, Israel Besumpah Bela Sekutu Druze |
|
|---|
| Suriah Bergolak Lagi, Israel Mengebom Suwayda di Suriah Selatan, Berdalih Lindungi Sekutu Druze |
|
|---|
| Israel Serang Pangkalan Militer Suriah Menewaskan Militan Bersenjata, Melukai Puluhan Sipil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pasukan-rezim-baru-pemerintahan-Suriah-saat-menangani-kerusuhan.jpg)