Info Kesehatan

Makan Sayur Ini Bisa Buat Gula Darah Tinggi Turun Hingga 50 Persen, Penderita Diabetes Perlu Simak

Sayuran jenis umbi ini disebut dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi hingga 50 persen, sehingga dianjurkan untuk penderita diabetes atau pradi

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
FREEPIK.COM
SAYURAN - Ilustrasi memotong sayuran. Berikut jenis sayuran yang efektif untuk menurunkan gula darah yang tinggi. 

SERAMBINEWS.COM - Kadar gula darah yang tinggi perlu diwaspadai, terutama bagi penderita diabetes.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi. 

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius pada tubuh.

Penyakit ini terjadi akibat kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau ketidakmampuan sel tubuh dalam menggunakan insulin secara efektif.

Insulin memang memiliki peran krusial dalam mengontrol kadar gula dalam darah.

Tanpa kontrol yang tepat, kadar gula darah dapat meningkat ke tingkat yang berbahaya. 

Namun, kabar baiknya, diabetes dapat dikelola dengan pola makan sehat.

Salah satu makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah adalah sayuran dari jenis umbi.

Sayuran jenis umbi ini disebut dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi hingga 50 persen, sehingga dianjurkan untuk penderita diabetes atau pradiabetes.

Hal itu juga telah dibuktikan dalam sebuah penelitian.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Dapat Seimbangkan Gula Darah

Lantas, sayuran apakah yang efektif menurunkan gula darah tinggi hingga 50 persen tersebut?

Bawang bombai bisa turunkan gula darah hingga 50 persen

Dilansir dari Kompas.com, Senin (17/3/2025), National Health Services (NHS) melaporkan, tanda-tanda awal diabetes tipe 2 dapat berupa kelelahan yang ekstrem, merasa haus sepanjang waktu, atau kehilangan berat badan tanpa berusaha. 

Gejala lainnya dapat meliputi:

  • Penglihatan kabur
  • Luka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh
  • Gatal-gatal di sekitar alat kelamin
  • Terus mengalami sariawan

Gejala-gejala di atas sama untuk orang dewasa dan anak-anak.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam pertemuan tahunan ke-97 The Endocrine Society di San Diego, ekstrak bawang bombai (Allium cepa) memiliki kemampuan menurunkan kadar gula darah secara signifikan.

Studi ini dilakukan pada tikus yang mengalami diabetes dan diberikan kombinasi obat antidiabetes metformin dengan ekstrak bawang bombai.

Ilustrasi bawang bombai
BAWANG BOMBAI - Ilustrasi bawang bombai. Menurut penelitian bawang bombai efektif menurunkan gula darah yang tinggi.

Penelitian yang dipimpin oleh Anthony Ojieh dari Delta State University di Abraka, Nigeria, mengungkap bahwa bawang bombai dapat menjadi alternatif pengobatan alami bagi penderita diabetes.

"Bawang bombai murah dan mudah didapat serta telah digunakan sebagai suplemen nutrisi. Ini memiliki potensi untuk digunakan dalam mengobati pasien diabetes," ujarnya.

Baca juga: Berbuka Puasa dengan Kurma Disunnahkan, Khawatir Naik Gula Darah? Ini Tips Aman dari dr Zaidul Akbar

Dalam penelitian ini, para ilmuwan memberikan tiga dosis ekstrak bawang bombai, yakni 200 mg, 400 mg, dan 600 mg per kilogram berat badan setiap hari kepada tiga kelompok tikus dengan diabetes yang diinduksi secara medis.

Sebagai pembanding, penelitian juga melibatkan beberapa kelompok tikus lain yang tidak menerima ekstrak bawang bombai.

Hasil penelitian menemukan, ekstrak bawang bombai yang diberikan dalam dosis 400 mg dan 600 mg secara signifikan mengurangi kadar gula darah puasa pada tikus diabetes, masing-masing sebesar 50 dan 35 persen, dibandingkan dengan kadar dasar pada awal penelitian sebelum tikus menerima ekstrak bawang bombai.

Namun, ekstrak bawang bombai menyebabkan peningkatan berat badan rata-rata di antara tikus nondiabetes tetapi tidak pada tikus diabetes.

Baca juga: Manfaat Makan Biji Chia Tiap Hari, Bantu Turunkan Risiko Diabetes dan Menyehatkan Jantung

"Tampaknya bawang bombai meningkatkan laju metabolisme, yang berkontribusi pada peningkatan nafsu makan dan berat badan," kata Ojieh.

Meskipun demikian, mekanisme pasti dari efek ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Ekstrak bawang bombai yang digunakan untuk percobaan dibuat dari bawang yang tersedia di supermarket.

Jika diberikan kepada manusia, biasanya akan dimurnikan sehingga hanya bahan aktif yang akan diukur untuk dosis yang memadai.

"Kita perlu menyelidiki mekanisme yang menyebabkan bawang merah menurunkan kadar glukosa darah. Kita belum punya penjelasannya," tambah Ojieh.

Baca juga: Deretan Manfaat Makan Ubi Jalar untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Kelola Gula Darah hingga Kesehatan Usus

Dukungan penelitian lain

Temuan bahwa bawang bombai dapat membantu menurunkan kadar gula darah ini sejalan dengan penelitian lain yang membuktikan manfaat bawang bombai bagi penderita diabetes

Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian kecil pada tahun 2010 yang melibatkan 84 orang dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 menemukan bahwa mengonsumsi 100 gram bawang bombai mentah dapat secara signifikan menurunkan kadar gula darah puasa setelah empat jam.

Selain itu, penelitian tahun 2020 menemukan bahwa tikus dengan diabetes yang diberi makanan mengandung 5 persen bubuk bawang bombai kering selama delapan minggu mengalami penurunan kadar gula darah puasa serta kadar trigliserida dan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.

(Serambinews.com/Yeni Hardika/Kompas.com)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved