Opini

Paus, Aceh, Gaza & Rohingya

umat Islam, kita tetap menjadikan Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya sebagai pedoman hidup sehari-hari sebagaimana yang termaktub dalam Quran d

Editor: mufti
IST
Murizal Hamzah, Penulis buku Peran Bapa Suci Sri Paus & Umat Katolik 

Paus menegaskan kembali prioritas dalam masa kepausannya. Gereja Katolik sejak lama dikenal keberpihakannya kepada kelompok marginal. Dalam istilah Gereja Katolik, mereka yang disebut sebagai kaum yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan disabilitas (KLMTD). Paus secara konkret menunjukkan berpihak kepada mereka. Kaum migran, pengungsi, dan anak-anak sebagai prioritasnya. Bahkan agenda bertemu KLMTD mendahului agenda pertemuan bilateral Vatikan-Indonesia. Agenda Paus bertemu Presiden Joko Widodo pada 4 September 2024.

Kesimpulan

Keberpihakan Sri Paus Fransiskus terhadap kaum miskin dan tertindas seperti warga Gaza, Muslim Rohingya dan lain-lain  atas dasar kemanusiaan sesuai dengan ajaran Katolik. Selayaknya ini harus menjadi kewajiban seluruh warga dunia untuk menghentikan kekerasan, perang,  dan sebagainya. Mewujudkan dunia yang damai dan sejahtera. Aksi Paus yang hidup sederhana menjadi inspirasi bagi pengikutnya dan lainnya sebagai warisan yang terindah dalam peradaban dunia.

Sementara bagi umat Islam, kita tetap menjadikan Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya sebagai pedoman hidup sehari-hari sebagaimana yang termaktub dalam Quran dan Hadist. Teladan dari pemimpin adalah metode dakwah terbaik bagi umat.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved