Kamis, 23 April 2026

Meuseuraya Akbar 2025

Meuseuraya Akbar 2025 akan Dibuka Bupati Pidie

Bupati Pidie, Sarjani Abdullah dijadwalkan akan membuka acara Meuseuraya Akbar Tahun 2025 di Gedung Balee Meusapat Ureung Pidie, Minggu (25/5/2025)

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Panitia sedang meninjau salah satu lokasi acara Meuseuraya Akbar Tahun 2025 di Gampong Cot Geunduek, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Sabtu (24/5/2025). 

SERAMBINEWS.COM, PIDIE – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah dijadwalkan akan membuka acara Meuseuraya Akbar Tahun 2025 di Gedung Balee Meusapat Ureung Pidie, Minggu (25/5/2025) malam.

Acara yang digelar Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) akan berlangsung dari 25 hingga 29 Mei 2025, di Kabupaten Pidie.

Ketua MAPESA, Mizuar Mahdi kepada Serambi, Sabtu (24/5/2025) memastikan bahwa acara ini akan dibuka oleh Bupati Pidie.

Sedangkan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh akan menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

Ia mengajak semua masyarakat Aceh untuk menyukseskan kegiatan Meuseuraya Akbar Tahun 2025.

“Karena rangkaian Meuseuraya ini juga sarat dengan kajian diskusi serta pemajuan ilmu pengetahuan dan merawat tradisi yang masih melekat sampai hari ini,” ujarnya. 

Baca juga: Meuseuraya Akbar Tahun 2025, Pidie Menyimpan Ragam Khazanah Peradaban Islam Masa Lalu

Dikatakan Mizuar, sejumlah rangkaian Meuseuraya Akbar meliputi Pameran Kebudayaan yang berlangsung pada 25 Mei 2025 di Balee Meusapat Ureung Pidie.

Kemudian pada 26 Mei, Tur edukasi ke sejumlah situs sejarah seperti; kompleks Makam Sultan Ma’ruf Syah di Cot Kandang, Kompleks Makam Syaikh Abdurrahim Al-Madani di Sanggeu, Masjid Raya Labui dan situs sejarah di Kupaleh, Kuta Asan, Sigli.

Lalu pada 27 Mei 2025 dilanjutkan dengan workshop dan diskusi pelestarian sejarah di Hotel Safira, Pidie. Dan pada 28 Mei yakni Puncak Meuseuraya dan Khanduri Jeurat di Gampong Cot Geunduek.

Lalu pada 29 Mei 2025 ditutup dengan Duek Pakat dan musyawarah sekaligus merumuskan rekomendasi-rekomendasi sebagai tindak lanjut kegiatan yang telah dilaksanakan.

"Kita sangat berharap partisipasi aktif masyarakat Aceh  untuk berkontribusi terhadap pelestarian peninggalan dan pemajuan kebudayaan sekaligus warisan yang menjadi tugas dan amanah bagi generasi Aceh hari ini, esok dan seterusnya," ujar Mizuar

Baca juga: Warga Desa Cot Geunduek Sambut Antusias Meuseuraya Akbar Pidie 2025

Dalam kegiatan ini, kata Mizuar juga akan memamerkan sekitar 400 koleksi yang melibatkan masyarakat.

Misalnya koleksi manuskrip, koleksi numismatika atau koleksi koin dan mata uang kuno, koleksi alat-alat rumah tangga, koleksi senjata kuno dan koleksi yang selama ini disimpan oleh warga.

“Semua persiapan sudah dilakukan dengan sangat matang oleh panitia. Kita berharap acara ini dapat sukses dan menambah wawasan kita tentang sejarah masa lalu Pidie khusus dan Aceh secara umum,” ujarnya.

Ketua Panitia Meuseuraya Akbar 2025, Iskandar Tungang mengatakan, kegiatan Meuseuraya tersebut bertujuan untuk  melestarikan sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian sejarah di tengah masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved