TAG
Meuseuraya Akbar 2025
-
Kegiatan ini juga ditujukan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat lokal untuk lebih peduli terhadap situs sejarah di sekitarnya
Sabtu, 31 Mei 2025
-
Khanduri Jeurat merupakan bagian dari upaya MAPESA untuk terus menghidupkan kembali tradisi-tradisi lokal yang hampir punah.
Jumat, 30 Mei 2025
-
Pidie dipilih sebagai pusat kegiatan Meuseuraya Akbar tahun ini karena dinilai sebagai “laboratorium sejarah Aceh”.
Jumat, 30 Mei 2025
-
Duek pakat merupakan kegiatan pamungkas dilaksanakan dalam Meuseuraya Akbar 2025 di Pidie
Jumat, 30 Mei 2025
-
Kegiatan ini melahirkan tujuh rekomendasi sebagai terobosan untuk menyelamatkan peninggalan sejarah di Kabupaten Pidie.
Jumat, 30 Mei 2025
-
Desa Cot Geunduek, Kecamatan Pidie dicanangkan sebagai Gampong Warisan Sejarah Aceh oleh Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA)
Kamis, 29 Mei 2025
-
MAPESA Paparkan Temuan Baru dalam Meuseuraya Akbar 2025 di Kabupaten Pidie, Rabu 28 Mei tahun 2025
Kamis, 29 Mei 2025
-
perlindungan terhadap warisan budaya Aceh masih lemah secara hukum dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintahh
Rabu, 28 Mei 2025
-
Saat Murid SD dan MI Begitu Antusias Mengikuti Tur Anak Meuseuraya Akbar di Situs Sejarah di Pidie
Selasa, 27 Mei 2025
-
Mapesa mengungkap maraknya penjualan benda peninggalan sejarah Aceh ke luar negeri, seperti Malaysia dan Brunei, karena tawaran harga yang tinggi. Hal
Selasa, 27 Mei 2025
-
Menurutnya, pemikik nekat menjual peninggalan sejarah, karena tawaran dari luar negeri yang cukup menggiurkan....
Senin, 26 Mei 2025
-
bahwa banyak narasi sejarah Aceh yang belum terungkap karena minimnya upaya pelestarian dan riset mendalam.
Senin, 26 Mei 2025
-
“Ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tapi tentang membangun identitas budaya dan menjaga marwah leluhur kita,” ujar Safrizal.
Senin, 26 Mei 2025
-
Ketua Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA), Mizuar Mahdi menegaskan bahwa anggapan selama ini bahwa sejarah Aceh sudah selesai adalah keliru.
Senin, 26 Mei 2025
-
Bupati Pidie, Sarjani Abdullah dijadwalkan akan membuka acara Meuseuraya Akbar Tahun 2025 di Gedung Balee Meusapat Ureung Pidie, Minggu (25/5/2025)
Sabtu, 24 Mei 2025
-
Meuseuraya Akbar Tahun 2025, Pidie Menyimpan Ragam Khazanah Peradaban Islam Masa Lalu
Jumat, 23 Mei 2025
-
seorang Sultan terkenal di Kerajaan Pidie yang dimakamkan di Dayah Tanoh Keulibeut, sebuah desa pedalaman di Kecamatan Pidie.
Kamis, 22 Mei 2025
-
Peneliti Epigrafi Islam asal Bireuen, Tgk Taqiyuddin Muhammad menyebut Pidie sebagai salah satu pusat peradaban di Aceh pada masa lalu.
Kamis, 22 Mei 2025
-
Direktur Rumoh Manuskrip Aceh ini menjelaskan bahwa Meuseuraya merupakan tradisi gotong royong khas masyarakat Aceh
Selasa, 20 Mei 2025