Berita Banda Aceh

Kapolda Aceh Kunjungi Rumah Anggota Polisi yang Gugur saat Perang Lawan Teroris di Jalin Aceh Besar

Dalam penumpasan kelompok teroris di Jalin 2010 silam, tiga anggota polisi gugur. Satu di antaranya dari Densus 88, dua dari Polda Aceh. 

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
ANJANGSANA – Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko didampingi Ketua Bhayangkari melakukan anjangsana ke rumah keluarga Briptu Anumerta Sri Handri Kusumo Malau, anggota Brimob Polda Aceh yang gugur dalam tugas, Selasa (24/6/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko melakukan anjangsana atau kunjungan silaturahmi ke rumah keluarga Briptu Anumerta Sri Handri Kusumo Malau, anggota Brimob Polda Aceh yang gugur saat penumpasan teroris di kawasan Jalin, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar pada awal Maret 2010.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Selain ke rumah personel yang gugur, Kapolda juga menyambangi para purnawirawan Polri di wilayah Banda Aceh.

“Kita anjangsana ke anggota-anggota kita yang gugur dan juga purnawirawan. Hari ini kita anjangsana ke keluarga Briptu Anumerta Sri Handri Kusumo Malau, yang gugur saat menumpas teroris di Jalin,” kata Kartiko, Selasa (24/6/2025).

Baca juga: Aksi Heroik, 2 Polisi Aceh Timur Rebut Jasad Warga yang Diterkam Buaya di Sungai Aceh Timur

Achmad Kartiko mengungkap, dalam peristiwa penumpasan kelompok teroris di Jalin tahun 2010 silam, tiga anggota kepolisian gugur. Satu di antaranya dari Densus 88, sementara dua lainnya dari Polda Aceh

Briptu Sri Handri Kusumo Malau merupakan satu dari dua anggota Polda yang gugur, dan dimakamkan di Banda Aceh.

Kapolda menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk penghargaan dan perhatian terhadap jasa-jasa almarhum dalam upaya pemberantasan kejahatan di Aceh.

“Karena bagaimana pun, almarhum sangat berjasa untuk membantu memerangi kejahatan dan pemberantasan terorisme di Aceh pada tahun 2010 di Jalin,” ujarnya.

Baca juga: Kisah Umar Patek, Eks Narapidana Teroris Kini Jadi Barista Sibuk Meracik Kopi, Dulu Merakit Bom

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda juga mendengarkan keluhan dari ibu almarhum yang diketahui menderita penyumbatan jantung. Kartiko menyampaikan bakal mengupayakan kondisi kesehatan tersebut melalui Biddokes Polda Aceh.

“Nanti kita berupaya dengan Biddokes untuk periksa ulang dan kalau bisa dirawat atau obati di Rumah Sakit Bhayangkara di Jakarta,” ungkapnya. 

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Aceh didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ny. Rani Achmad Kartiko dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, serta para PJU di Polda Aceh.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved