Konflik Iran vs Israel

Sosok Mohammad Reza Sedighi, Ilmuwan Nuklir Iran yang Dibunuh Israel Jelang Gencatan Senjata

Mohammad Reza Sedighi Saber rupanyan bukan orang sembarangan bagi pembangunan nuklir iran.

|
Editor: Faisal Zamzami
khaberni/tangkap layar
DIBUNUH ISRAEL - Ilmuwan nuklir Iran Mohammad Reza Sedighi Saber semasa hidup. Dia dibunuh dalam serangan pesawat tak berawak (drone) Israel, Selasa (24/6/2025) pagi, menjelang gencatan senjata Iran dan Israel yang diumumkan Amerika Serikat. 

SERAMBINEWS.COM - Inilah sosok Mohammad Reza Sedighi Saber yang baru saja dibunuh Israel dalam serangan baru ke wilayah Iran.

Mohammad Reza Sedighi Saber rupanyan bukan orang sembarangan bagi pembangunan nuklir Iran.

Dia merupakan seorang ilmuwan nuklir Iran.

Kabar pembunuhan Mohammad Reza Sedighi Saber oleh Israel mengejutkan rakyat Iran.

Kabar pembunuhan sosok penting di Iran muncul beberapa jam sebelum dimulainya gencatan senjata dengan Israel yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Media Iran, Selasa (24/6/2025) pagi, mengumumkan pada kalau seorang ilmuwan nuklir Iran Mohammad Reza Sedighi Saber dibunuh dalam serangan pesawat tak berawak (drone) Israel.

 
Serangan drone itu menargetkan rumah ayahnya di kota Astaneh Ashrafieh di Provinsi Gilan, Iran utara.

Khaberni mengulas, pembunuhan Reza Sedighi itu merupakan perkembangan situasi keamanan yang berbahaya dan mengancam terwujudnya gencatan senjata.

Menurut keterangan Iran, serangan itu dilakukan dengan menggunakan pesawat tak berawak yang diduga milik Israel.

"Serangan ini merupakan perpanjangan dari serangkaian operasi tertarget Israel dalam beberapa minggu terakhir yang menyasar tokoh-tokoh terkemuka di Garda Revolusi Iran (IRGC) dan ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran," kata laporan itu dikutip Selasa.

Sebagai informasi, ini bukan kali pertama percobaan pembunuhan menerpa Reza Sedighi.

"Dia selamat dari upaya pembunuhan serupa di Teheran, saat rumahnya menjadi sasaran pesawat tak berawak, menewaskan putranya yang berusia 17 tahun," kata ulasan tersebut.

Baca juga: Gawat! Israel Perintahkan Kembali Serang Iran, Tuduh Teheran Langgar Gencatan Senjata


Siapa Reza Sedighi?

Mohammad Reza Sedighi Saber, lahir pada 24 Agustus 1974, adalah salah satu ilmuwan paling terkemuka yang bekerja pada proyek pengembangan sentrifus dan pengayaan uranium. 

Pada Juni 2025 dia ditetapkan oleh AS sebagai individu masuk dalam daftar OFAC karena keterlibatannya dalam aktivitas nuklir sensitif.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved