Batalyon Baru di Aceh
MaTA Nilai Pembangunan Batalyon Baru di Aceh Bebankan Pemerintah Daerah
Walaupun misalnya pemerintah daerah tidak mengeluarkan pernyataan secara resmi mereka beban,
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
PEMBANGUNAN BATALYON – Koordinator MaTA, Alfian menilai wacana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia membangun sejumlah batalyon baru untuk TNI AD di Aceh dapat menjadi beban tambahan bagi pemerintah daerah, Kamis (3/7/2025).
“Intinya ini tidak ada penambahan baru, walaupun kita tahu sekarang kan ada upaya dari pemerintah pusat modus berbagai macam soal ketahanan pangan misalnya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Kemenhan Republik Indonesia berwacana menambah enam batalyon TNI AD di Aceh dengan nilai kontrak mencapai Rp238,2 miliar.
Enam titik pembanguna batalyon tersebut direncanakan tersebar di Aceh Singkil, Nagan Raya, Pidie, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Aceh Timur.
Namun belakangan salah satu lokasi yakni di Aceh Singkil dibatalkan, sehingga tersisa lima lokasi.(*)
Baca juga: Batalyon Baru akan Dibangun di Pidie, Begini Penjelasan Bupati Sarjani
Tags
Batalyon Baru di Aceh
ALFIAN Koordinator MaTA
Koordinator MaTA Alfian
Koordinator MaTA
daerah
pemerintah daerah
Berita Terkait
Berita Terkait: #Batalyon Baru di Aceh
Presiden Prabowo Resmikan 1 Brigif dan 5 Batalyon Pembangunan Baru di Aceh |
![]() |
---|
423 Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Tiba di Aceh Timur |
![]() |
---|
Penambahan Batalyon Baru di Aceh, Presma UIN Ar-Raniry Minta Menhan dan Panglima TNI Buka Dialog |
![]() |
---|
Soal Pembangunan Batalyon Baru di Aceh, PKB Ambil Posisi Netral, Dony: Kita Ikuti Suara Masyarakat |
![]() |
---|
MaTA Kritisi Pembangunan Batalyon Baru, Alfian: Bisa Munculkan Persepsi Pusat Masih Curigai Aceh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.