Kupi Beungoh
Teknologi, Judi Online dan Kemiskinan
Fenomena ini kini menjadi momok di Indonesia, termasuk Aceh, yang masih bergulat dengan angka kemiskinan tinggi.
Ketiga, intervensi sosial harus diarahkan pada kelompok rentan seperti penerima bantuan sosial dan pengangguran.
Teknologi seharusnya menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan alat yang menghancurkan kehidupan.
Judi online dan kejahatan digital lainnya adalah ancaman nyata yang memperdalam kemiskinan dan ketimpangan.
Sudah saatnya semua pihak—pemerintah dan masyarakat—bersatu melawan bahaya ini, agar teknologi benar-benar menjadi berkah, bukan musibah. (*)
*) PENULIS adalah Guru Besar FKIP USK dan Alumni James Madison University, USA
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
BACA TULISAN KUPI BEUNGOH LAINNYA DI SINI
| Sekali AI Datang Kampus Pun Berubah |
|
|---|
| Fenomena Remaja Nongkrong Hingga Larut Malam dan Pengaruhnya terhadap Citra Aceh |
|
|---|
| Rakyat tidak Pakai Dolar, Tapi Tetap Merasakan Getarnya |
|
|---|
| Aceh di Persimpangan: Ketika Mimpi Besar Tersandera Lemahnya Tata Kelola dan Krisis Prioritas Publik |
|
|---|
| Kita Punya Emas Energi, Tapi Mengapa Aceh Selalu Gelap? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prof-Dr-Mailizar-SPd-MPd.jpg)