Pemerintahan

Bupati Aceh Singkil Dibikin Jengkel Anak Buah soal Proposal: Jangan Sok, tak Mampu Kerja Mundur

Salah satunya dalam membuat proposal usulan pembangunan kepada Pemerintah Pusat, tidak bisa selesai tepat waktu. 

|
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
serambi indonesia 
PELANTIKAN PJ SEKDA - Bupati Aceh Singkil, Safriadi melantik Edy Widodo menjadi Penjabat (Pj) Sekda di Op Room Kantor Bupati di Pulo Sarok, Singkil, Senin (4/8/2025). 

Pada bagian lain Safriadi mengkalim dirinya bersama Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, bekerja tanpa kenal siang malam. 

Langkah itu sebutnya, sebagai komitmen untuk memajukan daerah itu. 

Mengingat jika berpangku tangan terhadap anggaran pendapatan dan belanja kabupaten (APBK), tidak memungkinkan melakukan pembangunan secara maksimal. 

Dia lantas mengungkapkan pontensi Aceh Singkil, yaitu pariwisata, perkebunan dan perikan yang belum tergarap maksimal. 

Terbukti pendapat asli daerah (PAD) hanya Rp 62 miliar. 

Besaran PAD tersebut jangankan untuk pembangunan jika digunakan bayar gaji pegawai saja tidak cukup. 

Konon lagi ada tambahan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang jumlahnya mencapai 1.800 orang.

Maka fiskal Aceh Singkil, akan tersedot anggaran gaji pegawai. 

Menyikapi itu, semua jajaran birokrasi harus bekerja keras tanpa kenal lelah. Jadikan semua pengorbanan sebagai bentuk pengabdian kepada daerah.(*)


LANTIK SEKDA - Bupati Aceh Singkil, Safriadi saat lantik Pj Sekda Aceh Singkil Edy Widodo, Senin (4/8/2025).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved