Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Stop Asal Bicara! Imbauan Ulama Aceh kepada Pejabat Pusat, Lem Faisal: Contohi Prabowo dan Mualem

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengingatkan pejabat pusat dan daerah agar fokus membantu korban banjir, bukan asal bicara.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
JANGAN ASAL BICARA - Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali meminta pejabat pusat jangan asal bicara terkait kondisi bencana di Aceh. 
Ringkasan Berita:
  • Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengingatkan pejabat pusat dan daerah agar fokus membantu korban banjir, bukan asal bicara.
  • Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali, menilai gaya komunikasi pejabat pusat kerap menyudutkan dan tidak menyejukkan masyarakat.
  • Ia meminta pejabat mencontoh Presiden Prabowo dan Gubernur Aceh Mualem yang lebih banyak bekerja nyata daripada berkomentar.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh meminta semua pihak, baik pejabat pusat maupun daerah agar sama-sama berpikir dan berkerja ikhlas membantu Aceh.

Sebab, kondisi Aceh saat ini belum benar-benar pulih setelah dihantam banjir bandang pada 26 November 2025 lalu. 

Saat ini masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang memadai, air bersih, serta sandang dan pangan, apa lagi bulan puasa Ramadhan sudah dekat.

Karena itu, Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali meminta semua pejabat, terutama pejabat pusat agar memberikan pernyataan-pernyataan yang memberi semangat bagi korban, tidak asal bicara. 

"Pejabat pusat kami harapkan untuk puasa berbicara, sebab kalau bicara tidak bisa menyejukkan bahkan bisa menyakiti masyarakat Aceh," kata Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali kepada Serambinews.com, Selasa (30/12/2025).

Tgk Faisal mengaku prihatin dengan gaya komunikasi pejabat pusat yang cenderung menyudutkan dan bias. 

Baca juga: Kunjungi Lima Daerah Bencana, MPU Aceh Antar Bantuan Sekaligus Penguatan Rohani ke Warga Terdampak

Baca juga: Ulama Aceh Minta Status Bencana Nasional Untuk Percepat Pemulihan Korban Banjir

"Bila gaya komunikasinya seperti ini, kecerdasannya perlu dipertanyakan. Karena ini kondisi darurat, berbeda dengan kondisi normal," ujarnya.

Narasi-narasi yang keluar dari pejabat seharusnya menyejukkan, menenangkan, dan memberi harapan bagi masyarakat korban bencana banjir.

"Mulut kita sangat perlu kita jaga di dalam suasana duka,” tutur Lem Faisal--sapaan akrab Tgk H Faisal Ali. 

Baca juga: 20 Hari Usai Bencana Belum Ada Pejabat Pusat Datang, Potret Aceh Timur Luluh Lantak Diterjang Banjir

Baca juga: Pejabat Pusat dan Daerah Wajib Gunakan Kendaraan Dinas Listrik, Luhut Ditunjuk Pemegang Komando

“Contohi Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Mualem (Gubernur Aceh) yang irit bicara dan terus kerja nyata," tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved