Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Singkil

Kronologis Santri Tumbang Diduga Usai Santap MBG di Aceh Singkil 

"Sekitar jam lima sore mereka muntah. Saya pikir masuk angin biasa, saya kasih air panas dan minyak kayu putih, mereka pulang ke pondok putri,"

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil, Hj Asmawati. 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan santri Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil di Aceh Singkil mengalami sakit perut, pusing, mual, dan muntah setelah diduga mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).
  • Gejala muncul Rabu (11/2/2026) sore setelah pengajian. Awalnya dikira masuk angin, namun jumlah santri yang muntah semakin banyak hingga puluhan.
  •  Pimpinan pesantren Hj Asmawati segera meminta bantuan mobil ambulans dari perusahaan perkebunan dan Yayasan untuk membawa santri ke RSUD Aceh Singkil.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Puluhan santri Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil, di Desa Bukti Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil

Setelah mengeluhkan sakit perut, pusing, mual dan muntah diduga usai menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG). 

Puluhan santri tersebut dilarikan ke rumah sakit, Rabu (11/2/2026) malam secara bergelombang. 

Setelah mendapat penanganan darurat para santri masih menjalani perawatan untuk pemulihan di RSUD Aceh Singkil di kawasan Gunung Laga.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil, Hj Asmawati, saat ditemui, Kamis (12/2/2026) menyampaikan kronologis kejadian yang menimpa santrinya.

Menurutnya, santri mulai mengeluhkan sakit usia pengajian sore selepas shalat ashar. 

"Sekitar jam lima sore mereka muntah. Saya pikir masuk angin biasa, saya kasih air panas dan minyak kayu putih, mereka pulang ke pondok putri," kata Hj Asmawati. 

Namun, sampai di pondok santriwati yang muntah mencapai puluhan.

Mencegah hal tak diinginkan Hj Asmawati segera menghubungi pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Nafasindo yang lokasinya dekat pesantren untuk meminta bantuan mobil ambulan.

Pihaknya juga menghubungi SPPG Yayasan Nasabe Sajan Yatim yang bertetangga untuk meminjam mobil membawa santri ke rumah sakit. 

Baca juga: Tumbang Diduga Usai Santap Menu MBG, Puluhan Santri Dirawat di Rumah Sakit Aceh Singkil

"Setelah shalat magrib ada yang menyusul juga dibawa ke rumah sakit," ujarnya. 

Terkait sakitnya para santri diduga usia konsumsi menu MBG, Hj Asmawati mengaku tidak mau berspekulasi. 

Kebiasaan dari santri sebutnya, mendapat menu MBG sekitar pukul 10.00 WIB.

Makanan tersebut baru disantap setelah selesai shalat duhur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved