Breaking News
Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Timur

Pundak Baja Junaidi dan Sisa Wangi Nilam Pante Kera

Dari kejayaannya yang melimpah, kini yang tersisa hanyalah tiga jeriken minyak nilam satu-satunya harta yang sempat ia selamatkan dari amukan air

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/MAULIDI ALFATA
Zulkifli petani Desa Pante Kera, Kabupaten Aceh Timur, memperlihatkan sisa seikat nilam yang berhasil selamat dari banjir, usaha penyulingan minyak nilam Zulkifli dan lahannya rusak parah setelah banjir bandang akhir tahun 2025. 

“Saya sangat ingin melihat pemerintah hadir untuk menata kembali tanah-tanah yang rusak, kami butuh kepastian, kami berharap petani ini tidak dibiarkan bertarung sendirian melawan semua ini,” tambahnya.

Namun, di balik sorot matanya yang lelah, terpancar harga diri yang keras seperti baja. Jika memang bantuan itu tak kunjung datang, Junaidi tidak akan menyerah pada nasib.

Ia bersumpah akan mencangkul kembali harapannya. Meski harus merayap dan menguras keringat, ia akan memperbaiki lahan itu.

“Jika memang tidak ada bantuan dan harapan, saya tetap akan membuka lagi kebun, perlahan-lahan saja, jika memang butuh waktu setahun untuk perbaikan aya ttap kerjakan,” seraya mengangguk kepala dengan tekad kuat.(*)

Liputan ini didukung Aliansi Jurnalis Independen

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved