Berita Banda Aceh
Ketua PAS Aceh Tu Bulqaini Siap Bantu Mualem Basmi Tambang Ilegal
tambang emas dan hasil alam lainnya adalah amanah besar yang seharusnya dikelola dengan benar untuk kemaslahatan rakyat.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Dengan zakat, hasil tambang bukan hanya bermanfaat bagi pengelola, tetapi juga membawa berkah untuk fakir miskin, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat Aceh secara luas,” katanya.
Tu Bulqaini menambahkan, aktivitas tambang ilegal yang marak di berbagai kabupaten telah menyebabkan kerusakan lingkungan, mulai dari erosi, pencemaran sungai, hingga rusaknya ekosistem hutan.
Karena itu, ia menilai penting adanya tindakan cepat agar kerusakan tidak semakin meluas.
Namun, Tu Bulqaini juga memberi catatan agar penertiban tidak menzalimi penambang rakyat kecil.
“Yang harus diberantas adalah jaringan besar dan mafia tambang ilegal. Sementara untuk rakyat kecil, perlu ada pembinaan dan solusi alternatif,” ujarnya.
Baca juga: Heboh Gubernur Sumut Razia Plat Kendaraan Aceh, Haji Uma: Jangan Rusak Hubungan Aceh-Medan
Dukungan Tu Bulqaini terhadap Muallem ini diharapkan memperkuat langkah pemerintah dalam menjaga kekayaan alam Aceh.
Bagi Tu Bulqaini yang juga mantan Ketua Rabithah Thaliban Aceh (RTA) dan juga mantan Sekjend Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), tambang bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan juga tanggung jawab moral, adat, dan syariat.
“Jika hasil alam Aceh dikelola dengan benar, disertai zakat, insya Allah ia akan menjadi berkah.
Tetapi jika dibiarkan dikeruk ilegal, yang lahir hanyalah kerusakan, konflik, dan nestapa bagi rakyat,” pungkasnya.
Baca juga: Butuh Ratusan Miliar Pulihkan Eks Tambang Ilegal
Tu Bulqaini juga mengingatkan agar Aceh tidak mengulangi kesalahan masa lalu ketika perusahaan besar seperti PT Arun dan Exxon Mobil beroperasi di Aceh.
Menurutnya, saat itu kekayaan alam hanya dinikmati pihak luar, sementara rakyat Aceh tidak mendapat manfaat yang seimbang.
"Bek sampe tanyoe Aceh tinggai buso lagee pengalaman PT Arun dan Exxon Mobil. Nyan busoe brok nyan pih wate ta neuk cok bacut perle peugot keu parang pih ka hanjeut tacok dan hanjeut ta peugot keu parang,” ujar Tu Bulqaini dalam bahasa Aceh.
Baca juga: Simulasi Gaji TNI dan Polri 2026, Intip Proyeksi Kenaikan Tiap Pangkat dari Tamtama hingga Jenderal
| Azzahra Jannatul Qalbi, Murid MIN 6 Banda Aceh Juara II Sempoa se-Aceh |
|
|---|
| Ketua DPW PKS Aceh Silaturahmi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh |
|
|---|
| Terkait Korupsi Beasiswa Aceh Rp 14 M, Kejati Sudah Periksa Puluhan Saksi |
|
|---|
| Safrizal ZA Perintahkan Kontraktor Kebut Pembangunan Jembatan di Bener Meriah |
|
|---|
| MJO Masih Terpantau Aktif di Aceh, BMKG: Waspada Hujan Sedang-Lebat pada Sore dan Malam Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mualem-dan-Tu-Bulqaini-Bersatu-untuk-Ahlusunnah-wal-Jamaah.jpg)