Jumat, 24 April 2026

Haba Dinkes Aceh

Penderita HIV di Aceh Lebih 2.000, Dinkes Sediakan Layanan Ramah dan Rahasia

Sejak Januari-Agustus 2025 saja ditemukan 243 kasus HIV/AIDS di Aceh sehingga total kumulatif sejak 2004 mencapai 2.025 kasus

|
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: IKL
IST
Ilustrasi 

Saat ini, dari 2.025 ODHIV yang mengetahui statusnya, 1.299 sudah mendapat pengobatan dan 766 di antaranya telah mencapai supresi virus. 

Pemeriksaan ‘viral load’ juga dilakukan, dengan 87 dari 299 ODHIV yang dites menunjukkan bahwa virusnya telah tersupresi (dilemahkan).

Menurut Iman, strategi khusus dan inovatif  juga diterapkan untuk menjangkau populasi kunci, terutama LSL, dengan mengatasi tantangan stigma.

Dinkes Aceh juga telah melatih 141 tenaga kesehatan untuk pendekatan terhadap penderita HIV/AIDS tanpa stigma.

Selain itu, Dinkes Aceh berkolaborasi dengan ulama mulai dari dari tingkat propinsi hingga kabupaten-kota dan tujuh LSM peduli AIDS, seperti Medan Plus dan Putroe Sejati Aceh, untuk melakukan pendekatan yang lebih efektif.

LSM-LSM mitra ini aktif bergerak ke sasaran sebagai perpanjangan tangan Dinkes Aceh dalam melakukan penjangkauan komunitas yang sulit dijangkau oleh aparat pemerintah.

Iman menyatakan, kolaborasi lintas sektor dan program juga diperkuat, mulai dari integrasi dengan program TBC, pencegahan penularan ibu ke anak (PPIA), hingga skrining bagi calon pengantin, serta napi dan tahanan.

Dalam upaya mencapai Ending AIDS 2030, Iman menekankan pentingnya komitmen bersama dan pengurangan stigma di masyarakat. 

Pihaknya terus menggalakkan promosi ‘Zero Discrimination’ terhadap penderita HIV/AIDS.

Dengan kerja sama semua pihak, termasuk pemberdayaan ODHIV melalui ‘support group’, pihak Dinkes Aceh berharap dapat mengendalikan laju penularan HIV di Aceh. (dik)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved