Berita Nasional
DPR Buat Amarah Rakyat Mendidih hingga Picu Gelombang Demo, JK: Menghina Masyarakat
"Jangan bicara asal-asal dan jangan menghina masyarakat. Ini semua yang menjadi penyebab daripada masalah," kata JK.
Kematian Affan membuat publik geram sehingga gelombang demonstrasi meluas ke berbagai wilayah Indonesia.
Aksi-aksi itu di antaranya digelar di Gedung DPRD Sumatra Utara (Sumut), Mapolda Sumatra Barat (Sumbar), Gedung DPRD Jambi, Polda Metro Jaya, Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Mapolda Jateng, Mako Brimob Batalyon C Solo, Mapolda DIY, Mapolda Kalteng, dan Gedung DPRD Makassar.
Di Makassar, Gedung DPRD dibakar dan aksi demo mengakibatkan tiga korban tewas.
Meski aksi lanjutan banyak yang menargetkan markas polisi, sejumlah pihak menilai demonstrasi besar tidak akan terjadi jika DPR bersedia menerima dan mendengar aspirasi rakyat Indonesia.

Baca juga: Usai Bumi Hanguskan Gedung DPRD Makassar, Warga Jarah Puing Mobil Terbakar
1. Jusuf Kalla (JK)

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menilai akar meluasnya gelombang demonstrasi di sejumlah wilayah merupakan penyebab dari sikap anggota DPR.
Ia menyebut anggota DPR telah melukai hati rakyat sebab berbicara sembarangan dan cenderung merendahkan.
"Jangan bicara asal-asal dan jangan menghina masyarakat. Ini semua yang menjadi penyebab daripada masalah," kata JK dalam sebuah video yang diterima Kompas.com, Jumat (29/8/2025).
JK pun mengingatkan, agar gelombang demonstrasi yang terjadi sejak Kamis (28/8/2025), harus menjadi pelajaran besar bagi anggota DPR.
"Bagi para pejabat, para anggota DPR, untuk menahan diri. Ini harus menjadi pelajaran yang besar," tegasnya.
Baca juga: Driver Ojol Tewas Dilindas Buat Rakyat Marah, Demo Bentrok di Berbagai Daerah, 3 Nyawa Melayang
2. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengucapkan bela sungkawa atas kematian Affan Kurniawan.
Ia menyebut, tewasnya Affan dan aksi demonstrasi tidak akan terjadi apabila sejak awal, DPR bersedia menerima kehadiran massa dan mendengarkan aspirasi mereka.
"Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya, Saudara, Anak kita, Affan Kurniawan," tulis Ahok dalam Instagramnya, @basukibtp, Jumat.
"Kedukaan ini tidak akan terjadi kalau sejak awal pendemo diterima oleh DPR dan Pemerintah, didengarkan aspirasinya, serta dicarikan solusi atas masalahnya," imbuh dia.
Ahok juga mengimbau agar rakyat yang turun ke jalan mengikuti aksi, tidak terhasut provokator dan tetap menjaga keselamatan diri.
Trio DPR Diteriaki Pendemo! Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Dikepung Amarah Rakyat, Kini Kabur? |
![]() |
---|
Amarah Rakyat Membara, Usai Bakar Gedung DPRD Makassar, Giliran Kantor DPRD NTB Dibumi Hanguskan |
![]() |
---|
Dua Gedung DPRD Dibakar Massa Kurang dari 24 Jam, Satu di Makassar dan Terbaru di NTB |
![]() |
---|
Bukan Ditunggangi Asing, JK Sebut Aksi Demo di Indonesia karena Tingkah Laku DPR dan Kondisi Ekonomi |
![]() |
---|
Kantor Polisi Dipasang Garis Polisi Usai Dibakar Massa Aksi Demo di Jakarta Timur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.