Sabtu, 25 April 2026

10 Negara Termalas di Dunia, Warga Indonesia Nomor 1

Indonesia menduduki puncak daftar negara paling tidak aktif dengan rata-rata langkah harian terendah, hanya mencatat rata-rata 3.513 langkah per hari.

Editor: Nurul Hayati
lifestyle.kompas.com
ILUSTRASI - Tidur setelah makan. Indonesia menduduki peringkat pertama negara yang warganya paling malas di dunia. 

7. Brasil
Dengan rata-rata 4.289 langkah per hari, Brasil berada di peringkat rendah dalam hal aktivitas fisik.

Lanskap negara yang beragam dan disparitas sosial-ekonomi berkontribusi pada beragamnya tingkat aktivitas.

Wilayah perkotaan seperti Sao Paulo dan Rio de Janeiro menunjukkan tingkat aktivitas yang rendah dibandingkan dengan wilayah pedesaan.

Laporan menyatakan bahwa kampanye kesehatan masyarakat dan pengembangan ruang rekreasi dapat membantu mendorong lebih banyak aktivitas fisik di kalangan warga Brasil.

8. India
India juga termasuk dalam daftar negara paling tidak aktif di dunia, dengan rata-rata langkah harian sebesar 4.297.

Studi tersebut mengklaim bahwa urbanisasi dan perubahan gaya hidup berperan penting dalam rendahnya tingkat aktivitas penduduk India.

Kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi, dan Bangalore menunjukkan penurunan aktivitas fisik yang signifikan di antara penduduknya setelah penduduknya lebih mengandalkan transportasi bermotor daripada berjalan kaki, menurut laporan tersebut.

9. Meksiko
Meksiko mencatat rekor rata-rata 4.692, menjadikannya salah satu negara dengan tingkat aktivitas terendah di dunia.

Urbanisasi dan faktor sosial-ekonomi berperan penting dalam tren ini.

Banyak kota di negara-negara seperti Mexico City dan Guadalajara menghadapi tantangan seperti kemacetan lalu lintas yang tinggi dan terbatasnya infrastruktur pejalan kaki.

Berbagai sumber mengklaim bahwa sebagian besar tenaga kerja Meksiko bekerja di sektor informal, yang memengaruhi persepsi produktivitas.

10. Amerika Serikat
Amerika Serikat berada di peringkat ke-10 dengan rata-rata 4.774 langkah per hari, menjadikannya masuk dalam daftar negara paling tidak aktif.

Meskipun merupakan negara maju, prevalensi pekerjaan yang tidak banyak bergerak dan ketergantungan pada mobil sebagai transportasi berkontribusi pada rendahnya tingkat aktivitas fisik penduduknya.

Kota-kota seperti New York dan Los Angeles menunjukkan variasi aktivitas yang signifikan, dengan beberapa lingkungan lebih mudah dilalui dengan berjalan kaki dibandingkan yang lain.

Data terbaru menunjukkan bahwa kebijakan kesehatan masyarakat mendorong program kesejahteraan di tempat kerja dan meningkatkan jumlah langkah harian warga Amerika.

Faktor Struktural dan Sosial
Dikutip dari laman seasia, rendahnya aktivitas berjalan kaki di Indonesia bukan semata-mata karena pilihan pribadi atau kemalasan.

Permasalahan infrastruktur, seperti kurangnya jalan yang ramah pejalan kaki dan terbatasnya trotoar, menghambat minat berjalan kaki.

Perencanaan kota di banyak daerah memprioritaskan kendaraan, sehingga pejalan kaki hanya memiliki sedikit ruang yang aman dan mudah diakses untuk berjalan kaki.

Faktor ekonomi juga turut berkontribusi terhadap masalah ini.

Kredit sepeda motor yang terjangkau telah menjadikan transportasi bermotor pilihan yang lebih menarik bagi banyak orang Indonesia, sehingga semakin mengurangi ketergantungan mereka pada berjalan kaki.

Pergeseran ke arah kendaraan bermotor ini menyoroti interaksi antara aksesibilitas ekonomi dan tingkat aktivitas fisik.

Peningkatan infrastruktur merupakan langkah krusial untuk meningkatkan tingkat pejalan kaki di Indonesia.

Pembangunan trotoar, penciptaan ruang perkotaan yang ramah pejalan kaki, dan peningkatan aksesibilitas transportasi umum dapat mendorong masyarakat untuk lebih banyak berjalan kaki.

Langkah-langkah ini tidak hanya mendorong aktivitas fisik, tetapi juga meningkatkan mobilitas perkotaan secara keseluruhan.

Selain pembangunan infrastruktur, inisiatif masyarakat dapat membantu mendorong gaya hidup aktif.

Sekolah, tempat kerja, dan organisasi lokal dapat menerapkan program jalan kaki dan kampanye kesadaran untuk mendorong aktivitas fisik sehari-hari.

Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan jangka panjang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Negara Paling Malas di Dunia: Indonesia Duduki Peringkat Teratas, Disusul Arab Saudi dan Malaysia, 
 


 
     
 


 
 


 
     
 

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved