Rabu, 22 April 2026

Opini

Siklon Tropis Senyar 2025 dan Momentum Aceh, Sumut, Sumbar Maju

Pemerintah daerah dari tiga provinsi mangsa Siklon Tropis Senyar diyakini tak mampu melakukan rehab-rekon wilayah mereka.

Serambinews.com/HO/Tidak Ada
Hasan Basri M. Nur, PhD adalah Direktur Agama Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi Aceh–Nias (BRR NAD-Nias 2005-2009) 

Dr Ir Koentoro Mangkusubroto yang ditunjuk sebagai Kepala BRR Aceh – Nias berhasil mengoordinir dan menggalang dana pembangunan dari berbagai belahan dunia sehingga target rehab-rekon Aceh dan Nias tercapai dengan baik dalam tempo singkat.

Tercatat sekitar seribu lembaga donor, negara donor, NGO nasional dan internasional hadir di Aceh dan Nias untuk satu misi: Build Back Aceh-Nias Better.

Motto “Build Back Aceh Better” dapat diraih secara terukur sesuai amanat yang terdapat dalam kitab blue print Rehab-Rekon Aceh – Nias yang disusun oleh Bappenas RI.

BRR Sumut – Aceh - Sumbar

Beranjak dari kisah sukses rehab-rekon pascatsunami melalui lembaga BRR Aceh – Nias, maka sejatinya pada tahun 2025 saat ini patut didirikan BRR Sumut – Aceh - Sumbar (BRR SAS).

Fungsi BRR SAS sama seperti BRR Aceh – Nias, yaitu melakukan koordinasi sekaligus eksekusi rehab-rekon di wilayah terdampak bencana di Sumut, Aceh, Sumbar.

Tidak ada alasan untuk menolak bantuan pendanaan rekonstruksi dari negara-negara sahabat.

Lembaga donor asing dapat masuk di bawah koordinasi lembaga BRR SAS sehingga pembangunan Sumut, Aceh, Sumbar tidak tumpang tindih, sebaliknya semakin berkeadilan antarwilayah.

Untuk itu, blue print pembangunan Sumut, Aceh, Sumbar mesti dipersiapkan oleh Bappenas RI bersama Bappeda tiga provinsi sejak sekarang sambil melalui masa tanggap darurat.

Blue print pembangunan Sumut, Aceh, Sumbar mesti dirancang dengan target pembangunan berdampak jangka panjang dan terkoneksi antarprovinsi di Sumatra, mulai Aceh hingga Lampung, seperti rencana jalan tol yang belum selesai.

Blue print tersebut mesti bervisi “Build Back Sumatra Better” (membangun kembali Sumatra yang lebih baik dari sebelumnya).

Harus diakui, selama ini pembangunan di Sumatra agak tertinggal dari Pulau Jawa, apalagi jika dibanding dengan tetangga di Semenanjung Malaysia.

Penataan pembangunan Sumatra, terutama dalam aspek infrastuktur penunjang ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang menjadi indiktor Human Development Index (HDI), perlu setara dengan negara tetangga Malaysia.

Tujuannya agar Sumatra ke depannya menjadi kiblat bagi Gen Z dan Gen Alpha di Asia Tenggara dalam mencari pekerjaan (ekonomi), belajar (pendidikan) dan berobat (kesehatan), seperti yang dialami Malaysia dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Kisah Nyata Penyintas Banjir Aceh, Bertahan di Atap, Doa Malam Jumat, dan Pertolongan tak Terduga

Kuntoro Vs Susi Pudjiastuti

Almarhum Kuntoro Mangkusubroto berhasil menakhodai BRR Aceh – Nias dengan sempurna.

Visi “Build Back Aceh Better” berhasil dicapai sesuai target blue print rehab-rekon.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved