Breaking News
Rabu, 22 April 2026

KUPI BEUNGOH

Dibiarkan Menderita dalam Banjir Raksasa: Phet That Nasib Cucu Iskandar Muda

Negara sepertinya absen dan ogah menetapkan sebagai bencana nasional yang wajib ditangani oleh Pusat.

Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Jafar Insya Reubee, Pemerhati Pembangunan Aceh, berdomisili di Negeri Selangor Kerajaan Malaysia 

Namun, kini di tahun 2025, cucu-cucu Iskandar Muda menangis pilu, tersedu-sedu, di seluruh wilayah terdampak banjir Siklon Senyar. 

Cucu-cucu Iskandar Muda sekarang menjerit di mana-masa. Nyaris tak ada yang bantu mereka, laksana Iskandar Muda dulunya suka membantu negeri-negeri Melayu dari aneksasi Portugis.

Dalam sebuah laporan televisi nasional, presenter perempuan melakukan siaran live sambil menangis tersedu-sedu melihat penderitaan cucu Iskandar Muda yang terkurung, terlantar, diancam penyakit, dan tak hadirnya negara dalam upaya membantu mereka. 

Cucu-cucu Iskandar Muda sekarang lagi menunggu datangnya Imam Mahdi dalam upaya membebaskan mereka dari penderitaan yang sangat menyakitkan.

Hampir satu bulan cucu-cucu Iskandar Muda berada dalam kurungan banjir bandang.

Baca juga: Masjid Al-Kubra Kuta Binjei Ramah “Pengungsi Nomaden” Lintas Agama, Bukti Aceh Toleran

Negara sepertinya absen dan ogah menetapkan sebagai bencana nasional yang wajib ditangani oleh Pusat. Ada kesan pembiaran dalam derita. 

Anehnya, bantuan dari luar negara sendiri juga dilarang. Duh! Alangkah pahit (phet that) nasib cucu Iskandar Muda saat ini. 

Semoga doa-doa cucu Iskandar Muda agar terbebas dari penderitaan segara terkabul, dan mereka dapat hidup dalam kejayaan seperti dahulu kala yang sangat terhormat.

*) PENULIS adalah Pemerhati Pembangunan Aceh, berdomisili di Negeri Selangor Kerajaan Malaysia

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.

BACA artikel KUPI BEUNGOH lainnya di SINI

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved