Kupi Beungoh
Dari Luka ke Harapan: Aceh Butuh Rehabilitasi yang Nyata dan Berkeadilan
Situasi di Aceh saat ini menimbulkan kegelisahan sosial yang wajar di tengah masyarakat yang sedang berjuang keluar dari dampak bencana.
Percepatan pemulihan bukan semata soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut pemulihan kepercayaan, ketenangan sosial, dan martabat kehidupan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dengan dukungan masyarakat, tokoh adat, akademisi, serta para praktisi dan ahli lintas disiplin ilmu, menjadi kunci agar musibah besar ini dapat dilalui bersama.
Pemulihan yang cepat dan tepat akan memastikan bencana ini tidak meninggalkan luka sosial berkepanjangan, melainkan menjadi momentum untuk membangun masa depan yang lebih kuat dan berkeadilan.
*) PENULIS adalah Pengurus Keluarga Ureung Pidie (KUPI) dan Pengurus PP Taman Iskandar Muda (TIM).
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.
| Kepemimpinan Perempuan dalam Pendidikan: Substansi atau Sekadar Simbol? |
|
|---|
| May Day 2026 Menjadi Momentum Refleksi Bagi Dunia Ketenagakerjaan Indonesia |
|
|---|
| JKA, Politik Anggaran, dan Soliditas PA Sebagai Partai Penguasa di Aceh |
|
|---|
| Perang dan Damai – Bagian 14, Perjuangan Membangun Perdamaian |
|
|---|
| PR untuk Rektor dan MPA: Menyoal Peringkat Pendidikan Aceh 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Fajri-Yahya-KUPI.jpg)