Kamis, 16 April 2026

KUPI BEUNGOH

Ismail Rasyid: Pengusaha Merangkap Ilmuwan dari Aceh

Sejak remaja, Ismail Rasyid tergolong berpandangan progresif dan free will. Dia tak percaya bahwa masa depannya gelap. 

Editor: Subur Dani
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
Hasan Basri M Nur (kiri), alumnus Universiti Utara Malaysia (UUM) Negeri Kedah Darul Aman, dan Jafar Insya Reubee (kanan), perantau asal Pidie di Negeri Selangor Darul Ehsan Malaysia. 

⁠Setelah lamaran kerja ditolak di 4 perusahaan yang beroperasi di kampung halamannya (PT Arun NGL, PT Pupuk Iskandar Muda, PT ASEAN Aceh Fertilizer, dan PT Kertas Kraf Aceh), Ismail Rasyid memutuskan merantau ke Batam, lalu ke Singapura, Malaysia, dan Thailand. 

Setelah mendapat pengalaman di tiga negara tetangga, pada tahun 1993 dia kembali ke Batam untuk bekerja pada perusahaan asing bidang ekspor – impor. 

Setelah kenyang pengalaman, pada tahun 2003, Ismail Rasyid mendirikan perusahaan ekspedisi “PT Trans Continent”, berkantor di Balikpapan.

Baca juga: Ismail Rasyid Dorong Rektor Baru USK Perkuat Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Dunia Usaha

Berawal dari Kalimantan, usahanya kemudian merembes hingga ke seluruh penjuru negeri, bahkan dunia.

Lanjut S2 & S3

Setelah mapan dalam dunia bisnis, Ismail Rasyid yang gemar membaca buku kembali rindu kampus. Dia mulai searching kampus ternama untuk membidik program studi yang sesuai. 

Ismail Rasyid adalah sedikit contoh pengusaha sukses yang ingat pendidikan, bukan hanya untuk level Aceh, tapi juga untuk level nasional.

Baca juga: UIN Ar-Raniry dan BI Perkuat Kolaborasi, Cetak SDM Unggul di Aceh

Dia menjadi contoh pemimpin yang menjaga keseimbangan antara perut (ekonomi) dan otak (pendidikan).

Semakin menarik, setelah 27 tahun lebih menyelesaikan S-1, dia tetap masih “kewajiban” belajar.

Dia melanjutkan kuliah S-2 yang linear dengan bidang usahanya, yakni di Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti Jakarta.

Baca juga: Wamenkomdigi Nezar Patria Puji Disertasi Doktor Ismail Rasyid: Solusi Cerdas Logistik Modern

Dia kemudian melanjutnya S-3 atau meraih gelar Doktor. Pada Rabu (17/04/2026) Ismail mengikuti ujian promosi doktor dan dinyatakan lulus dengan sempurna pada Universitas Trisakti Jakarta.

Ismail sebelumnya juga telah menempuh pendidikan di Lemhanas RI.

Wah, ini barang langka bagi Aceh. Ismail Rasyid adalah pengusaha mapan dan benar-benar memiliki usaha nyata (bukan penunggu tender proyek APBK/APBA/APBN).

Dari sisi pendidikan juga sangat prestisius, tamat S1, S2, S3 dar kampus bukan cilet-cilet. 

Baca juga: DEA Rilis Catatan Penting tentang Pelabuhan Krueng Geukueh, Ismail Rasyid Sebut Sangat Positif

⁠Ismail Rasyid mungkin satu-satunya pengusaha yang bergelar Doktor di Aceh, dan tidak tertutup kemungkinan akan menjadi profesor.

Capaian Ismail Rasyid akan mengubah persepsi orang tentang sosok pengusaha, yang selama ini dianggap berasal dari kalangan tidak bersekolah tinggi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved