Jurnalisme Warga
Belajar Kelistrikan di PLN Nusantara Power UP Arun
Secara administrasi, semuanya berjalan baik. Namun, sebagai guru, saya sering merasa ada sesuatu yang tertinggal.
Pengalaman ‘visit’ ini memberi gambaran tentang sekolah yang seharusnya tidak takut membawa siswanya keluar dari zona nyaman. Sekolah yang tidak hanya membahas tentang masa depan siswa, dunia kerja, dan kehidupan, tetapi benar-benar mempertemukan siswa dengan tempatnya.
Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe sudah melakukan itu dan terus konsisten untuk mendukung kegiatan kokurikuler tersebut.
Tentu, kegiatan seperti ini memerlukan perencanaan, kerja sama, dan keberanian. Kegiatan ini dapat berjalan lancar atas kerja sama yang baik antara Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe dengan PLN UP Arun sehingga dengan kegiatan ini berdampak langsung bagi siswa.
Sekolah tidak boleh berdiri terpisah dari masyarakat dan industri. Justru, di sanalah pembelajaran menemukan konteksnya. Ketika siswa melihat langsung bagaimana sebuah mesin bekerja, itulah ilmunya, mereka belajar bahwa pengetahuan bukan sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan memiliki dampak nyata dan berpengaruh dalam kehidupan.
Namun, pertanyaannya sekarang, apakah kita hanya ingin siswa sekadar lulus ujian atau benar-benar memahami dunia yang akan mereka hadapi?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ZAWAHIR-JW.jpg)