Kamis, 28 Mei 2026

Kupi Beungoh

Jamaah Haji Bersiap Menuju Puncak: Menapaki Jalan Suci Menuju Haji Mabrur

Semangat beribadah tentu penting, tetapi kebijaksanaan dalam menjaga kesehatan dan kondisi fisik juga tak kalah penting, khususnya bagi jamaah lansia.

Tayang:
Editor: Agus Ramadhan
Serambinews.com/HO
Tim Koordinasi Penyelenggaraan Haji & Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M. Si.  

Sementara wukuf menjadi momentum perenungan diri, tempat manusia menyadari kelemahan dan memohon ampunan dengan penuh kerendahan hati.

Pada akhirnya, tujuan utama haji adalah meraih keridhaan Allah SWT dan memperoleh haji mabrur, yaitu haji yang memberi dampak nyata dalam kehidupan. Haji mabrur tercermin dari perubahan sikap setelah kembali ke tanah air: menjadi pribadi yang lebih jujur, lebih rendah hati, lebih peduli, dan lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sosial.

Gelar haji bukan simbol prestise, melainkan amanah moral. Kemabruran bukan hanya terlihat selama berada di Tanah Suci, tetapi terutama setelah kembali ke tengah masyarakat melalui akhlak dan perilaku sehari-hari.

Karena itu, meluruskan niat menjadi fondasi terpenting dalam perjalanan haji. Bekal menuju kemabruran tidak hanya berupa materi dan perlengkapan perjalanan, tetapi juga kesiapan batin, keikhlasan, serta kebersihan hati.

Selamat menapaki puncak ibadah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah dimudahkan, diberikan kesehatan dan keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan membawa kemabruran yang tercermin dalam setiap sikap dan perbuatan. (*)

*) Penulis adalah Tim Koordinasi Penyelenggaraan Haji & Kakanwil Kemenag Aceh

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved