Rabu, 3 Juni 2026

KUPI BEUNGOH

Muktamar X Momentum PPP Kembali Bangkit

Ketahuilah dan sadarlah, bahwa rakyat/umat akan tahu dan menilai kualitas muktamar, apakah muktamar X PPP m'aruf atau munkar

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Ghazali Abbas Adan, PENULIS adalah Abang Jakarta 1979, Politisi PPP, dan mantan Anggota Parlemen, DPR/DPD/MPR-RI. 

Beliau bukan figur yang berpindah-pindah haluan, melainkan kader tulen yang telah lama berproses dalam lingkungan partai. 

Dengan latar belakang akademik yang jelas dan pengalaman yang luas, beliau siap menunjukkan komitmen ideologis dan kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk mengembalikan eksistensi dan marwah PPP di kancah politik nasional.

Baca juga: Jelang Muktamar X PPP: Ghazali Abbas Adan Ingatkan Bahaya Politik Transaksional

Prof. Husnan juga telah menyampaikan kesiapan untuk menunjukkan ijazah asli dari seluruh jenjang pendidikan, baik dalam maupun luar negeri, serta memperdengarkan kemampuan membaca Al-Qur’an. 

Visi dan misi yang beliau usung berakar kuat pada ideologi politik Islam rahmatan lil 'alamin, dengan harapan agar PPP dapat kembali memberi manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa membedakan suku maupun agama. 

Tujuan akhirnya adalah mewujudkan masyarakat yang tenang dalam beribadah, sejahtera dalam kehidupan, aman dari ketakutan, dan berakhlak mulia--baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

Sebagai penutup, saya ingin menegaskan kembali bahwa masa depan PPP sangat bergantung pada kualitas dan integritas pemimpinnya. 

Kebangkitan partai dari keterpurukan hanya mungkin terjadi jika top leader-nya mampu mengaktualisasikan ideologi politik Islam secara konsisten demi kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Ghazali Abbas Sebut Figur tak Mampu Baca Quran tidak Layak Pimpin PPP

Hal ini terpulang kepada almukarramin wal muhtaramin para peserta muktamar (muktamirun) niscaya bermuktamar berlangsung secara ma'-ruf sesuai dengan ideologi politik Islam yang menjadi dasar kerja-kerja politik partai berlambang Ka'bah Musyarrafah ini.

In uriidu illaa al-ishlaaha maa istath'atu, wamaa tawfiiqii illaa billaah, 'alaihi tawakkaltu wa ilaihi uniib, Aku hanya bermaksud (mendatangkan) perbaikan selama aku masih sanggup. Dan petunjuk yang aku ikuti hanyalah dari Allah. Kepada-Nya aku bertawakal, dan kepada-Nya (pula) aku kembali (QS, Hud, ayat 88).

*) PENULIS adalah Abang Jakarta 1979, Politisi PPP, dan mantan Anggota Parlemen, DPR/DPD/MPR-RI.

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca artikel KUPI BEUNGOH lainnya di SINI

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved