Kamis, 23 April 2026

Kupi Beungoh

Serakahnomic: Teori Ditolak, Praktek Menjamur?

Demokrasi dibeli, hukum dijual-beli, birokrasi dirampok korupsi, itulah wajah Serakahnomic, ekonomi rakus yang menjerat nurani bangsa.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/HO
Dr. Muhammad Nasir, Dosen Magister Keuangan Islam Terapan Politeknik Negeri Lhokseumawe; Peneliti Sosial Kemasyarakatan; Pembina Yayasan Generasi Cahaya Peradaban. 

Hari ini, Serakahnomic nyata: pejabat menukar amanah dengan rente, politisi membeli suara, birokrat memperdagangkan hukum.

 Jalan Barakahnomic bukan mimpi: dimulai dari niat bersih, distribusi adil, dan kepemimpinan yang melayani, bukan menindas.

Kebahagiaan sejati lahir dari memberi dan melayani; harta dan kuasa yang dijalankan dengan qana’ah dan zuhud menumbuhkan peradaban, menyejahterakan rakyat, dan menenteramkan hati.

Wallahu’alam bissawab.

PENULIS adalah Dosen Magister Keuangan Islam Terapan Politeknik Negeri Lhokseumawe; Peneliti Sosial Kemasyarakatan; Pembina Yayasan Generasi Cahaya Peradaban.

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Baca artikel KUPI BEUNGOH lainnya di SINI

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved