Jumat, 29 Mei 2026

KUPI BEUNGOH

Tata Kelola dan Sistem Akuntansi Masa Sultan Iskandar Muda dalam Perspektif Good Governance Modern

Refleksi Tata Kelola dan Sistem Akuntansi Pemerintahan Masa Sultan Iskandar Muda dalam Perspektif Good Governance Modern”

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HO
Tuanku Warul Waliddin, S.E, Ak (Mahasiswa Magister Akuntansi Sektor Publik FEB USK) 

Tanah di Aceh pada masa itu merupakan aset strategis kerajaan. Petani yang mengolah tanah kerajaan wajib menyerahkan sebagian hasil panen sebagai bentuk pajak atau bajeh.

Di samping itu, Sultan memiliki tanah-tanah khusus (tanah wakaf kerajaan dan tanah hasil rampasan perang) yang hasilnya disetorkan langsung ke perbendaharaan istana.

Sistem ini memperlihatkan kesadaran ekonomi yang kuat terhadap fungsi redistributif tanah, sekaligus menjadi bentuk awal akuntansi pertanian di dunia Melayu-Nusantara.

2. Pendapatan dari Laut (Maritime Revenue)

Sebagai kerajaan maritim, Aceh memperoleh pendapatan besar dari aktivitas pelayaran dan perdagangan.

Setiap kapal asing yang berlabuh di pelabuhan Aceh diwajibkan membayar bea masuk (custom duties).

Syahbandar berperan penting sebagai pejabat pengelola pelabuhan, mencatat arus barang dan pungutan dagang.

Catatan Syahbandar berfungsi layaknya ledger atau buku kas — mencatat siapa yang berdagang, berapa jumlah barang, dan berapa besar pajak yang diterima kerajaan. 

Ini menjadi bentuk awal dari akuntansi perdagangan internasional yang tertata.

3. Pendapatan dalam Negeri (Domestic Revenue)

Sultan juga memperoleh pemasukan dari pasar-pasar lokal, hasil tambang, dan perdagangan dalam negeri.

Pasar di bawah pengawasan langsung pejabat kerajaan berfungsi bukan hanya sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sarana kontrol fiskal. 

Setiap aktivitas jual beli dikenai retribusi kecil yang kemudian dikumpulkan dan disetorkan secara periodik ke istana.

Ketiga sistem ini menunjukkan bahwa pemerintahan Sultan Iskandar Muda telah mengenal konsep klasifikasi pendapatan publik — sesuatu yang dalam akuntansi modern dikenal sebagai revenue classification by source.

Transparansi dan Akuntabilitas Berbasis Moral

Meskipun belum mengenal laporan keuangan formal seperti Budget Realization Report atau Balance Sheet, tata kelola pada masa Iskandar Muda berlandaskan pada akuntabilitas sosial dan moral. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved