KUPI BEUNGOH
Tata Kelola dan Sistem Akuntansi Masa Sultan Iskandar Muda dalam Perspektif Good Governance Modern
Refleksi Tata Kelola dan Sistem Akuntansi Pemerintahan Masa Sultan Iskandar Muda dalam Perspektif Good Governance Modern”
Tantangan utama kita bukan hanya pada sistem digital atau regulasi, tetapi pada integritas dan kepemimpinan moral, sebagaimana yang dicontohkan Sultan Iskandar Muda empat abad lalu.
Baca juga: Aceh dan Kepemimpinan Militer (VIII) - Al Mukammil: Soft Power dan Dansa Diplomasi
Sultan Iskandar Muda menunjukkan bahwa kekuasaan tanpa kontrol akan menimbulkan keserakahan, tetapi kontrol tanpa kepercayaan akan mematikan semangat pengabdian.
Oleh karena itu, sistem akuntansi dan tata kelola keuangan yang baik tidak hanya bergantung pada teknologi,
melainkan juga pada nilai moral dan rasa tanggung jawab terhadap amanah publik.
Penutup
Belajar dari masa Sultan Iskandar Muda berarti mengakui bahwa sejarah bukan sekadar catatan
masa lalu, tetapi sumber inspirasi untuk masa depan.
Ketika dunia modern berbicara tentang good governance, transparency, dan accountability, Aceh telah mempraktikkannya dalam bentuk yang sesuai dengan zamannya 389 Tahun silam.
Belajar dari sejarah bukanlah sekadar mengenang kejayaan, tetapi menggali nilai-nilai tata kelola
yang relevan untuk masa kini.
Pemerintahan Sultan Iskandar Muda menunjukkan bahwa akuntabilitas dan integritas bukan produk modernitas, melainkan bagian dari tradisi politik dan spiritual Nusantara.
Di tengah tantangan transparansi keuangan daerah dan pengawasan publik yang masih lemah,
warisan tata kelola Kesultanan Aceh bisa menjadi inspirasi.
Baca juga: Mengenang Kembali Masa Kejayaan Sultan Iskandar Muda
Bahwa pemerintahan yang kuat adalah yang mengatur, mengelola, dan mempertanggungjawabkan sumber daya publik dengan rasa tanggung jawab—baik di hadapan rakyat, maupun di hadapan Tuhan.
Kini, tugas kita adalah melanjutkan semangat itu — membangun sistem akuntansi pemerintahan
yang tidak hanya akurat dalam angka, tetapi juga jujur dalam niat dan luhur dalam tujuan.
Selamat Hari Pahlawan 10 November 2025, Sultan Iskandar Muda, bukan sekedar Pahlawan, namun inspirator kita semua.
*) PENULIS adalah Mahasiswa Magister Akuntansi Sektor Publik FEB USK
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca artikel KUPI BEUNGOH lainnya di SINI
Sultan Iskandar Muda
Good Governance
Akuntansi
Tata Kelola
Kerajaan Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews
| Sekali AI Datang Kampus Pun Berubah |
|
|---|
| Fenomena Remaja Nongkrong Hingga Larut Malam dan Pengaruhnya terhadap Citra Aceh |
|
|---|
| Rakyat tidak Pakai Dolar, Tapi Tetap Merasakan Getarnya |
|
|---|
| Aceh di Persimpangan: Ketika Mimpi Besar Tersandera Lemahnya Tata Kelola dan Krisis Prioritas Publik |
|
|---|
| Kita Punya Emas Energi, Tapi Mengapa Aceh Selalu Gelap? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tuanku-Warul-Waliddin_20251109.jpg)