SerambiIndonesia/

Lembaga Ini Temukan 300 Kasus Penyiksaan, Pembunuhan, hingga Kekerasan Seksual di Pidie dan Pijay

Dari 300 kasus, umumnya kasus penyiksaan, penangkapan sewenang-wenang, pembunuhan hingga kekerasan seksual yang terjadi selama 1985-2005.

Lembaga Ini Temukan 300 Kasus Penyiksaan, Pembunuhan, hingga Kekerasan Seksual di Pidie dan Pijay
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Direktur PASKA Aceh, Faridah Haryani (kiri) menyerahkan data pelanggaran HAM masa konflik di Pidie dan Pidie Jaya kepada Komisioner KKR Aceh, Ainal Mardhiah (kanan), Kamis (7/12/2017) di Kantor PASKA Aceh Tijue, Pidie. 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - PASKA Aceh menyerahkan dokumen 300 kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Pidie dan Pidie Jaya (Pijay) selama masa konflik, kepada Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh.

Berkas itu diterima Komisioner KKR Aceh, Ainal Mardhiah. Kegiatan ini berlangsung di Kantor PASKA Aceh di kawasan Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Kamis (7/12/2017).

Direktur PASKA Aceh, Faridah Haryani kepada Serambinews.com, Kamis (7/12/2017) mengatakan, selama satu tahun terakhir pihaknya mendokumentasikan serta melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan dan pelanggarn HAM yang terjadi pada masa konflik Aceh bergolak.

(Baca: KKR Aceh dalam Konteks Perdamaian Asia Diseminarkan)

(Baca: KKR Aceh; Meluruskan Sejarah, Menata Masa Depan)

(Baca: Khamenei: Aung San Suu Kyi Wanita Kejam yang Menyetujui Penyiksaan Terhadap Rohingya)

"Pada tahap pertama ini, kami turut menyerahkan data, baik hardcopy maupun softcopy 300 kasus pelanggaran HAM di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya yang terjadi‎ sejak tahun 2000 lalu," kata Faridah.

Dari 300 kasus itu, umumnya kasus pelanggaran HAM yang menyangkut kasus penyiksaan, penangkapan secara sewenang-wenang, pembunuhan hingga kekerasan seksual yang terjadi dalam kurun waktu 1985 sampai ‎2005.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help