Narkoba

Sepak Terjang Rangga Eks Kombatan GAM Aceh Tenggara di Bisnis Narkoba, 13 Tahun Menghuni Dua Penjara

"Baru 6 bulan menghirup udara bebas, ia kembali menjalankan bisnis gelapnya dan tertangkap usai membawa narkotika ganja dari Kutacane, Aceh Tenggara."

Sepak Terjang Rangga Eks Kombatan GAM Aceh Tenggara di Bisnis Narkoba, 13 Tahun Menghuni Dua Penjara
ISTIMEWA VIA KOMPAS.COM
Tiga orang pelaku penjual ganja kering sebanyak 80 kg ditangkap polisi di titi kembar di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang. Salah satu orang pelaku, Rangga tercatat baru keluar dari penjara di Nusa Kambangan pada Februari 2019. Dia juga tercatat sebagai pentolan GAM di Ach Tenggara. 

Menurut Fadris, ia baru saja bebas dari Nusa Kambangan pada Februari 2019 lalu.

"Baru 6 bulan menghirup udara bebas, ia kembali menjalankan bisnis gelapnya dan tertangkap usai membawa narkotika ganja dari Kutacane, Aceh Tenggara di Sembahe," kata dia.

Ia ditangkap bersama dua temannya di Titi (jembatan) Kembar, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Kedua temannya itu adalah Kardi (23) warga Desa Darul Makmur Aceh Tenggara, dan Adi Samri (19) warga Dusun Segenap Aceh Tenggara.

Polisi menemukan barang bukti 80 kg ganja.

Penangkapan Rangga dan dua temannya itu, kata AKBP Fadris, dilakukan setelah petugas melakukan undercover buy.

"Ketiganya kedapatan membawa 80 kg ganja kering. Kami menggunakan undercover buy (penyamaran) narkotika jenis ganja," kata Fadris.

Sebelum melakukan penangkapan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan salah satu tersangka untuk membeli narkotika jenis ganja.

"Jadi, kami sepakat untuk bertemu di Jalan Letjen Jamin Ginting persisnya di Titi kembar Sembahe," ujar dia.

Setelah bertemu, kata dia, ketiga pelaku keluar dan menunjukkan barang bukti narkotika jenis ganja tersebut.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved