Kupi Beungoh
Investasi Aceh Naik 371 Persen? Lagee Meukat Mie Lam Eumpang
Bagi masyarakat awam tidak akan melihat total realisasi mencapai Rp 5,8 triliun, karena mereka lebih melihat kepada dampaknya.
Sudah sangat banyak kunjungan yang dilakukan untuk mencari investor, sudah bejibun pula MoU yang telah ditandatangani.
Namun begitu investor datang kemudian pulang tak pernah kembali lagi, atau memang tidak pernah datang sama sekali. Duh!
• VIDEO - Viral 3 Remaja Balapan Liar Menangis Usai Diciduk di Ulee Lheue
• WHO Sebut Perokok Berisiko Tertular Corona, Kini Nikotin Disebut Bisa Basmi Covid-19, Mana Benar?
Aceh Negeri tak Bertuan
Saya melihat dalam berbagai kegiatan perekonomian, Aceh adalah negeri yang tidak bertuan.
Pemerintah Aceh dengan berbagai perangkatnya tidak memiliki otoritas dalam aktivitas ekonomi di Aceh.
Jika tidak memiliki otoritas, maka Pemerintah Aceh jelas tidak memiliki data kongkrit dan lengkap terhadap produk, suplai, dan kebutuhan di Aceh.
Beberapa pertanyaan ini bisa menjadi contoh.
Berapa jumlah kebutuhan cangkul dan parang oleh para petani di seluruh Aceh?
Berapa banyak produksi barang-barang tersebut di Aceh?
Merek apa saja, dimana saja produksinya?
Jika produksi di Aceh tidak mencukupi, berapa banyak yang disuplai dari luar Aceh?
Siapa suplayernya?
Saya yakin pemerintah Aceh tidak memiliki data tersebut.
Begitu juga dengan berbagai produk lainnya.
Katakanlah semisal pasar Lambaro Kaphe, berapa besar Pemerintah Aceh memiliki otoritas dalam mengatur kegiatan pasar di sana?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/teuku-murdani-2.jpg)