Rabu, 22 April 2026

Berita Kesehatan

Tips Cara Cepat Turunkan Berat Badan Secara Alami tanpa Obat-obatan, Bisa Segera Dicoba

Sebenarnya, ada cara menurunkan berat badan secara cepat tanpa perlu memakai obat-obatan ataupun diet secara ketat.

Editor: Saifullah
Bright Side
Cara diet sehat makan 5 kali sehari untuk mengecilkan perut buncit jadi langsing 

SERAMBINEWS.COM - Bentuk tubuh yang gemuk memang sangat tidak nyaman. Selain membuat penampilan tidak trendi, kondisi tubuh obesitas juga rawan terhadap serangan penyakit.

Tak heran, banyak orang melakukan segala cara untuk memiliki berat badan yang ideal. Beragam upaya pun dilakukan untuk menurunkan berat badan, mulai diet ketat hingga menggunakan obat-obatan.

Padahal, cara seperti itu belum tentu efektif, malah cenderung bisa berakibat fatal bagi kesehatan.

Sebenarnya, ada cara menurunkan berat badan secara cepat tanpa perlu memakai obat-obatan ataupun diet secara ketat.

Salah satunya seperti dilansir Healthline, adalah diet rendah karbohidrat. Diet ini dinilai cukup efektif menurunkan berat badan dan lebih mudah dilakukan dibandingkan diet lainnya.

Penurunan berat badan dengan diet rendah karbohidrat bertujuan untuk mengurangi nafsu makan secara signifikan, sehingga membuat berat badan turun dengan cepat, dan meningkatkan kesehatan metabolisme pada saat bersamaan.

Baca juga: Uji Coba Irigasi Lhok Guci Dimulai, Difungsikan ke Lahan Seluas 400 Hektare

Baca juga: Babinsa Kodim Nagan Raya Sosialisasi Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 di Sekolah

Baca juga: Plt Gubernur Aceh Serahkan 29 Unit Rumah KAT Kepada Warga Sikundo, Ini Harapan Pemerintah

Inti dari diet ini adalag bagaimana caranya mengurangi karbohidrat dalam tubuh. Bagian terpenting yang dapat dilakukan yaitu mengurangi gula dan pati atau karbohidrat.

Saat melakukannya, tingkat rasa lapar akan turun dan biasanya berdampak pada mengonsumsi kalori yang jauh lebih sedikit. Alih-alih membakar karbohidrat untuk energi, tubuh mulai membakar lemak yang tersimpan.

Manfaat lain mengurangi karbohidrat antara lain menurunkan kadar insulin, sehingga menyebabkan ginjal melepaskan kelebihan natrium dan air. Hal tersebut mengurangi kembung dan berat air yang tidak diperlukan tubuh.

Menurut beberapa ahli diet, tak jarang terjadi penurunan berat badan hingga 4,5 kg atau lebih pada minggu pertama dengan pola makan ini. Penurunan berat badan mencakup lemak tubuh dan berat air.

Satu studi pada wanita sehat dengan obesitas melaporkan, diet rendah karbohidrat lebih efektif dibandingkan diet rendah lemak untuk menurunkan berat badan jangka pendek.

Baca juga: Gadis Usia 17 Tahun Diperkosa Dua Pemuda, Terungkap Saat Keluarga Melihat Korban Murung

Baca juga: Tekkomdik Aceh Latih Ratusan Guru se-Aceh Secara Virtual

Baca juga: Begini Cara Paling Aman Membersihkan Telur Sebelum Disimpan, Jangan Sampai Keliru

Penelitian menunjukkan, diet rendah karbohidrat bisa mengurangi nafsu makan yang dapat membuat makan lebih sedikit kalori tanpa merasa lapar. Sederhananya, mengurangi karbohidrat dapat menyebabkan penurunan berat badan dengan cepat dan mudah.

Selain mengurangi karbohidrat, saat melakukan diet ini, Anda harus makan protein, lemak, dan sayuran.

Artinya, setiap makanan yang dikonsumsi harus menyertakan sumber protein, lemak, dan sayuran rendah karbohidrat.

Sebagai aturan umum, coba untuk makan dua hingga tiga kali sehari. Jika merasa lapar di sore hari, tambahkan makanan keempat.

Menyusun makanan dengan cara ini akan menurunkan asupan karbohidrat menjadi sekitar 20-50 gram per hari.

Bagian penting dari diet ini adalah mengonsumsi banyak protein. Makan banyak protein dapat meningkatkan pengeluaran kalori hingga 80-100 kalori per hari.

Baca juga: Kabar Gembira! Kran Umrah Dibuka 100 Persen, Indonesia Punya Kans Kirim Jamaah ke Tanah Suci

Baca juga: Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim Isi Kuliah Umum di MAN IC Aceh Timur

Baca juga: Begini Cara Awal Mengatasi Gejala Diare yang Aman dan Tepat, Termasuk untuk Bayi dan Anak-anak

Diet tinggi protein dapat mengurangi rasa ngidam dan pikiran obesif tentang makanan hingga 60 persen, mengurangi keinginan ngemil larut malam hingga setengahnya, dan membuat seseorang merasa kenyang.

Dalam sebuah penelitian, dengan diet tinggi protein, membuat orang makan 441 kalori lebih sedikit per hari.

Adapun sumber protein sehat meliputi daging (sapi, ayam, babi, domba), ikan atau makanan laut (salmon, udang), telur (telur utuh dengan kuning telur), dan protein nabati (kacang-kacangan, polong-polongan, kedelai).

Selain itu, jangan takut mengonsumsi sayuran rendah karbohidrat, karena dikemas dengan nutrisi dan bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak tanpa melebihi 20-50 karbohidrat bersih per hari.

Pola makan yang sebagian besar didasarkan pada sumber protein tanpa lemak dan sayuran mengandung semua serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjadi sehat.

Banyak sayuran rendah karbohidrat, antara lain brokoli, bunga kol, bayam, tomat, kubis, selada, hingga timun.

Baca juga: Live Streaming Duel Panas Barcelona vs Real Madrid Segera Dimulai

Baca juga: Live Streaming Duel Petarung Jagoan Kelas Ringan UFC, Khabib Nurmagomedov dan Justin Gaethje

Baca juga: Tak Ada Jaminan Cavani Bakal Mampu Jebol Gawang Chelsea dalam Laga Debut Manchester United

Sementara lemak sehat juga dapat dikonsumsi, meski melakukan diet rendah karbohidrat dan rendah lemak pada saat yang sama dapat membuat diet menjadi sangat sulit.

Adapun sumber lemak sehat meliputi minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, dan mentega.

Program diet ini tidak memerlukan olahraga berlebih, tapi latihan yang dilakukan akan memiliki manfaat tambahan. Salah satunya dapat dilakukan dengan mengangkat beban.

Tujuannya supaya dapat membakar banyak kalori dan mencegah metabolisme tubuh melambat, yang merupakan efek samping umum dari menurunkan berat badan.

Coba latihan angkat beban tiga hingga empat kali seminggu. Jika baru dalam dunia ini, dapat meminta saran dari ahli.

Jika angkat beban tidak menjadi pilihan, dapat melakukan beberapa latihan kardio seperti berjalan kaki, jogging, lari, bersepeda, atau berenang. Baik kardio atau angkat beban, dapat membantu menurunkan berat badan.

Baca juga: Sekda Haili Yoga: Mahasiswa Gayo & Alas Harus Melestarikan Budaya Kita 

Baca juga: VIDEO Taman Pala Indah Tapaktuan Jadi Lokasi Favorit Warga Berekreasi

Baca juga: Anda Peserta Tes CPNS! Pelajari Cara Hitung Nilai Kelulusan CPNS 2019, Diumumkan 30 Oktober 2020

Jika perlu, sesorang dapat mengambil satu hari libur per minggu untuk makan lebih banyak karbohidrat. Kendati begitu, sangat penting untuk tetap berpegang pada sumber karbohirat yang sehat seperti gandum, nasi, kentang, ubi jalar, dan buah.

Apabila harus mengonsumsi makanan yang tidak sehat, lakukan di hari yang sama. Perlu diingat, jika tidak cukup mengurangi karbohidrat, mungkin seseorang tidak akan mengalami penurunan berat badan.

Tidak perlu menghitung kalori selama menjaga asupan karbohidrat yang rendah dan tetap berpegang pada protein, lemak, dan sayuran rendah karbohidrat.

Lebih lanjut, berikut beberapa tips penurunan berat badan yang lebih cepat dilansir dari NHS dan Healtline: 1. Jangan lewatkan sarapan. Pasalnya , melewatkan sarapan tidak akan membantu menurunkan berat badan.

Sarapan berprotein tinggi dapat mengurangi keinginan untuk ngemil dan mengonsumsi kalori sepanjang hari. 2. Makan teratur dann pada waktu yang teratur membantu membakar kalori lebih cepat.

Baca juga: Pelajar SMP di Aceh Singkil Menikah dengan Kakak Kelas, Ini Dugaan Penyebabnya

Baca juga: Sekda Haili Yoga: Mahasiswa Gayo & Alas Harus Melestarikan Budaya Kita 

Baca juga: Pasien Sembuh Corona di Aceh Singkil Mencapai 90 Orang, 34 Orang Lainnya Masih dalam Perawatan

Selain itu, dapat mengurangi godaan untuk ngemil makanan tinggi lemak dan gula. 3. Konsumsi banyak buah dan sayuran.

Sebab, buah dan sayuran rendah kalori, rendah lemak, dan tinggi serat penting untuk menurunkan berat badan, lantaran juga mengandung banyak vitamin dan mineral.

4. Menjadi aktif menjadi kunci menurunkan berat badan dan mempertahankannya. Selain memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, olahraga dapat membantu membakar kalori berlebih yang tidak dapat hilang melalui diet saja. Temukan aktivitas yang disukai dan cocok dengan rutinitas.

5. Minum banyak air juga penting karena orang terkadang mengacaukan rasa haus dengan kelaparan, yang akhirnya mengonsumsi kalori ekstra.

6. Konsumsi makanan berserat tinggi. Sebabnya, makanan yang banyak mengandung serat dapat membantu seseorang merasa kenyang, di mana ini sangat cocok untuk menurunkan berat badan.

Serat hanya terdapat pada makanan yang berasal dari tumbuhan seperti buah, sayuran, oat, roti gandum, nasi merah, dan kacang-kacangan.

7. Makan secara perlahan. Hal ini penting karena makan dengan cepat dapat menyebabkan penambahan berat badan dari waktu ke waktu.

Sementara, makan perlahan membuat seseorang merasa lebih kenyang dan meningkatkan hormon yang membantu menurunkan berat badan.

8. Menimbang berat badan setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menimbang berat badannya setiap hari lebih mungkin menurunkan berat badan dan mempertahankannya untuk waktu yang lama.

9. Kurangi alkohol. Segelas anggur dapat mengandung kalori sebanyak sepotong cokelat. Seiring waktu, minum alkohol terlalu banyak dapat dengan mudah menambah berat badan.

10. Kualitas tidur. Miliki waktu tidur yang cukup, karena jika kurang tidur menjadi salah satu faktor risiko terbesar untuk penambahan berat badan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, Ini 3 Langkah Menurunkan Berat Badan dengan Cepat"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved