Kesehatan Mata
Retinoblastoma, Kenali Binarnya untuk Menyelamatkan Jiwa Anak
Retinoblastoma dapat terjadi pada semua mata anak usia di bawah 5 tahun. Faktor genetik memegang peranan sebagai salah satu faktor penyebab.
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
Beberapa faktor risiko lain yang berkaitan dengan Retinoblastoma adalah usia orang tua yang lebih tua dan infeksi menular seksual selama kehamilan.
Baca juga: Kim Jong Un dan Pejabat Tinggi Korea Utara Dikabarkan Telah Disuntik Vaksin Covid-19 dari China
Mengapa gejala awal Retinoblastoma perlu dikenal sejak dini?
Hal ini berkaitan dengan tatalaksana Retinoblastoma yang tergantung dari stadium penyakit dan keterlibatan satu atau kedua mata.
Sebagai ilustrasi kasus, pasien A berusia 1, 5 tahun dibawa orang tuanya untuk pemeriksaan mata dengan keluhan pada mata kiri terdapat bintik putih yang bersinar seperti mata kucing dan pandangan tidak fokus sejak 6 bulan yang lalu.
Baca juga: Kisah ABK Selat Malaka yang Segera Kembali, Berawal dari Mati Mesin Hingga Tertangkap di India
Kasus kedua yaitu pasien B berusia 3 tahun dengan keluhan mata kanan menonjol sejak 2 bulan yang lalu dan memiliki riwayat mata bersinar seperti mata kucing lebih kurang sejak 8 bulan lalu.
Penanganan terhadap pasien A memerlukan waktu pengobatan yang relatif singkat dibandingkan penanganan terhadap pasien B yaitu sekitar 1-2 bulan bila tanpa adanya keterlibatan mata sebelahnya.
Sedangkan terhadap pasien B memerlukan kemoterapi beberapa siklus (biasanya 8x - 12x) sehingga waktu pengobatan lebih lama, bisa mencapai 12 bulan bahkan lebih lama lagi jika memerlukan tambahan kemoterapi.
Baca juga: VIDEO - VIRAL 8 Tahun Sahabatan lalu Sepakat Menikah, Momen Ijab Kabul Berderai Air Mata
Kemungkinan komplikasi penyebaran tumor ke anggota tubuh lain juga lebih besar pada pasien B dibandingkan pasien A saehingga angka kelangsungan hidup pasien B lebih kecil.
Retinoblastoma tidak dapat dicegah. Cara terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan selalu melakukan pemeriksaan mata anak secara rutin terutama pada anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat Retinoblastoma dan tumor lainnya.
Semakin cepat terdeteksi dan mendapat penanganan, akan memberikan hasil pengobatan yang lebih baik, efektif dari segi lama pengobatan dan biaya serta meningkatkan angka harapan hidup.
Penting untuk diingat, Retinoblastoma merupakan penyakit yang ganas tetapi dapat disembuhkan. (Serambinews.com/Nasir Nurdin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/eva.jpg)