Breaking News:

Pemerintah Pastikan Fatwa Halal Vaksin Sinovac Keluar Sebelum 13 Januari

Pemerintah menegaskan bahwa vaksinasi baru akan dilakukan setelah ada rekomendasi dari BPOM dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

DW INDONESIA
Tampilan vaksin corona yang dikembangkan perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac.(DW INDONESIA) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan fatwa halal vaksin Covid-19 Sinovac akan keluar sebelum 13 Januari 2021, yakni tanggal di mana vaksinasi mulai dilakukan.

Pemerintah menegaskan bahwa vaksinasi baru akan dilakukan setelah ada rekomendasi dari BPOM dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, mengatakan, keputusan itu merupakan kesepakatan antara pemerintah dan ulama terkait distribusi dan penggunaan vaksin corona Sinovac.

"Masalah izin dan fatwa halal ini sudah ada kesepakatannya," kata Masduki dalam rilis berjudul 'Wapres: Fatwa MUI Terkait Vaksin Sinovac Keluar Sebelum 13 Januari 2021', Rabu (6/1).

Seperti diketahui, pada 13 Januari nanti Indonesia akan memulai program vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin Sinovac buatan China.

Baca juga: Warga India Terkejut, Vaksin Covid-19 Lokal Tiba-tiba Disetujui Pemerintah

Baca juga: Perawat Jadi Orang Pertama Mendapat Suntikan Vaksin Covid-19 di Belanda

Baca juga: Inggris Targetkan 14 Juta Orang Dapat Vaksin Covid-19, Lebih Cepat Dari AS dan Eropa

Pada tanggal tersebut, Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri lebih dulu akan disuntik, kemudian diikuti serentak di sejumlah daerah sehari setelahnya, atau 14 Januari 2021.

Masduki mengatakan, Wapres berharap sertifikasi bisa tuntas sebelum 13 Januari 2021. MUI saat ini tinggal menunggu pelaksanaan sidang fatwa terkait vaksin Sinovac tersebut.

"Terkait Fatwa MUI, Wapres berharap sertifikasi bisa tuntas sebelum 13 Januari 2021. Karena uji lapangannya sudah tuntas," kata Masduki.

Ketua MUI Bidang Fatwa dan Urusan Halal, Asrorun Niam Sholeh sebelumnya juga menyebut bahwa pihaknya sudah merampungkan pelaksanaan audit lapangan pada Selasa (5/1). Proses ini dilanjutkan dengan diskusi dan pendalaman oleh para direksi dan tim.

"Alhamdulillah hari ini tim auditor MUI telah menuntaskan pelaksanaan audit lapangan terhadap vaksin Sinovac," ujar Asrorun melalui keterangan tertulis, Selasa (5/1).

Halaman
12
Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved