Breaking News:

Kesehatan

Cewek Wajib Tahu, Ini Penyebab Wanita Merasa Sakit dan Nyeri Saat Menstruasi, Ada Tips Mengatasinya

Siklus bulanan yang terjadi pada wanita atau biasa disebut juga sebagai fase menstruasi terasa sangat menyakitkan. Kok bisa? Bagaimana mencegahnya?

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi menstruasi 

Fase yang terjadi sebulan sekali atau bahkan dua kali ini menyisakan rasa nyeri dan kram perut.

SERAMBINEWS.COM - Siklus bulanan yang terjadi pada wanita atau biasa disebut juga sebagai fase menstruasi akan terasa sangat menyakitkan.

Fase yang terjadi sebulan sekali atau bahkan dua kali ini menyisakan rasa nyeri dan kram perut.

Rasa sakit itu akan memuncak saat menjelang atau hari-hari pertama menstruasi.

Apa Penyebab Rasa Sakit Saat Menstruasi?

Alasan utama wanita menderita nyeri saat menstruasi adalah kelebihan estrogen dalam darah. 

Melansir Step to Health, Sabtu (16/1/2021), estrogen adalah hormon penting untuk kesehatan karena memengaruhi kapasitas intelektual, perkembangan tulang, sirkulasi dan sebagainya.

Namun, bisa menjadi masalah jika Anda memiliki terlalu banyak estrogen karena hal tersebut akan menjadi penyebab berbagai ketidakseimbangan seperti nyeri saat menstruasi.

Baca juga: 3 Obat Herbal Alami dengan Madu, Ampuh untuk Kesehatan Pernapasan, Redakan Pilek dan Batuk Berdahak

Mengapa Wanita Terlalu Banyak Estrogen Saat Menstruasi?

Berikut kemungkinan penyebab peningkatan kadar estrogen pada pria dan wanita:

- Makanan berbahaya atau makanan yang tidak Anda cerna dengan baik karena intoleransi makanan.

- Tembakau dan alkohol

- Pencemaran lingkungan

- Aditif makanan dan zat beracun dalam produk yang Anda gunakan setiap hari (sabun, sampo , riasan, dan sebagainya)

Risiko Kelebihan Estrogen

Nyeri haid bukan satu-satunya akibat dari tingginya kadar estrogen.

Tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti:

- Menstruasi tidak teratur

- Sakit kepala

- Nyeri sendi dan otot

- Gangguan pencernaan

- Rambut rontok

- Kulit kering dan kelelahan

Cara Mengurangi Nyeri Saat Menstruasi

Untuk mengatasi ketidakseimbangan hormon ini, kamu harus menghindari atau membatasi makanan berikut sebanyak mungkin dalam pola makan harian. Apa saja?

Baca juga: Ini Manfaat Berkebun bagi Kesehatan, Meredakan Stres hingga Dapat Makan Lebih Sehat

  • Gula dan minuman manis

Gula tidak memberi kamu manfaat apa pun.

Selain itu, gula putih sangat berbahaya karena menghilangkan mineral dan meningkatkan keasaman tubuh.

Kamu harus menghilangkannya sepenuhnya dan menggantinya dengan pemanis stevia, madu lebah, atau tetes tebu buah dan biji-bijian.

  • Gandum

Gandum yang kita makan hari ini sangat tercemar dan banyak orang tidak mencerna atau mengasimilasinya dengan baik, bahkan tanpa menyadarinya.

Cobalah untuk menggantinya dengan soba, atau gandum hitam, dan selalu pilih biji-bijian.

  • Susu sapi

Orang dengan tingkat estrogen yang tinggi cenderung menderita semacam intoleransi laktosa, tetapi mereka tidak mengetahuinya.

Baca juga: Mengenal 6 Jenis Cuka dan Manfaatnya untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Berat Badan hingga Kecantikan

Baca juga: Total Kasus Positif Covid-19 Aceh Capai 9.018 Orang

Sebaiknya pilih susu alternatif seperti oat, almond, atau susu beras.

Susu kedelai tidak sehat, karena selain bersifat transgenik, sebagian besar juga kaya akan estrogen.

  • Terlalu banyak daging merah

Konsumsi terlalu banyak daging merah juga tidak baik. Anda harus memakannya setiap lima belas hari, paling banyak, dengan salad atau sayuran.

Stimulan seperti kopi, alkohol, dan minuman cola juga tidak direkomendasikan.

Suplemen Bermanfaat untuk Nyeri Selama Menstruasi

Selain menghindari makanan berbahaya tersebut, ada juga suplemen bermanfaat untuk mengatasi nyeri selama menstruasi.

Suplemen ini setiap hari untuk membantu Anda menghilangkan kelebihan estrogen dan mengatur sistem hormonal.

  • Minyak biji rami
Minyak biji rami
Minyak biji rami (Pixabay.com)

Minyak biji rami adalah minyak yang pertama kali diperas dingin dari biji rami yang kaya akan asam lemak esensial dan akan membantu mengatur kadar hormon saat Anda memiliki terlalu banyak estrogen.

Minyak biji rami juga merupakan obat yang baik jika Anda memiliki kulit kering.

Anda bisa mengonsumsinya satu sendok makan sehari (15 gram), sendiri atau dicampur dengan makanan.

Baca juga: 8 Manfaat Kesehatan Limun Kunyit, untuk Alzheimer, Depresi, Anti Kanker, Begini Cara Membuatnya

  • Chasteberry

Tanaman obat ini memungkinkan Anda untuk mengobati segala jenis gangguan menstruasi dan bahkan dapat menyebabkan ovulasi pada wanita yang tidak mengalami menstruasi karena alasan yang tidak diketahui.

Konsumsi 200 mg ekstrak sehari selama setidaknya 3 hingga 4 bulan, karena keefektifannya progresif.

  • Maca

Akar maca atau maca root adalah tanaman herbal yang punya banyak manfaat bagi kesehatan. 

Maca terkenal sebagai makanan super karena bekerja pada kelenjar pituitari dan hipotalamus yang memberikan banyak energi, yang akan bekerja dengan baik jika Anda mengalami masa stres.

Konsumsi antara 3 dan 6 gram sehari.

Anda bisa meminumnya dalam bentuk kapsul atau mencampurkannya dengan sedikit air, jus, atau yogurt.

Dalam beberapa kasus, maca dapat menyebabkan sedikit rasa gugup. Jika ini masalahnya, Anda harus mengurangi dosis dan hanya menggunakan dua pengobatan di atas. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita lainnya

Baca juga: Cara Membuat Es Krim Kelapa Bebas Susu, Cocok Disajikan Saat Hari Libur

Baca juga: 3 Obat Herbal Alami dengan Madu, Ampuh untuk Kesehatan Pernapasan, Redakan Pilek dan Batuk Berdahak

Baca juga: Menikah Katanya Membuka Pintu Rezeki Tapi kok Masih Ada yang Miskin? Simak Penjelasan Tgk Jim

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved