BERITA POPULER

BERITA POPULER – Pria Beristri 5 Ditangkap di Pidie, Tanah Bergerak, Suami Gerebek Istri di Meulaboh

Berita populer pekan ini - pria beristri lima ditangkap di Pidie, fenomena tanah bergerak di Aceh Besar, hingga suami grebek istri bersama pria lain.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
KLOASE SERAMBINEWS.COM
Berita populer pekan ini - pria beristri lima ditangkap di Pidie, fenomena tanah bergerak di Aceh Besar, Prof dokter Andalas meninggal dunia, 3 pria dan 7 wanita di grebek dalam satu kamar, hingga suami ciduk istri bersama pria lain di Meulaboh. 

SERAMBINEWS.COM – Berita populer pekan ini, dari pria beristri lima ditangkap di Pidie, fenomena tanah bergerak di Aceh Besar, hingga suami grebek istri bersama pria lain di Meulaboh.

Berikut sajian rangkuman berita populer serambinews.com dalam kanal Nanggore dalam sepekan terakhir.

Terhitung sejak 11 Januari hingga 17 Januari 2021.

Berita yang cukup banyak menjadi perhatian pembaca mengenai tersangka pembunuhan wanita di Pidie berhasil ditangkap, ternyata seorang pria beristri 5 dan juga residivis.

Kemudian, sejumlah warga di Gampong Lamkleng diminta untuk segera mengungsi setelah tim dari Universitas Syiah Kuala (USK) menemukan penyebab fenomena tanah bergerak.

Selanjutnya, dokter spesialis obgyn atau kandungan yang cukup terkenal di Aceh dan juga guru besar USK, Prof Dokter Andalas meninggal dunia di Jakarta.

Selain tiga berita diatas, ada berita lainnya yang juga menyita perhatian para pembaca.

Dari bercak darah dan sperma ditemukan di jasad wanita di Pidie hingga Gubernur dan Sekda melantik sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Aceh

Berikut kami sajikan secara lengkap rangkaian berita populer dalam kanal Nanggroe selama sepekan terakhir.

1. Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan di Pidie Ditangkap, Ternyata Pria Beristri 5 & Residivis

Personel Satuan Reskrim Polres Pidie menangkap Armia bin Ismail (39), tersangka pemerkosaan dan pembunuhan Zubaidah binti Ibrahim (59). 

Tersangka ditangkap di rumahnya Gampong Kulam, Kecamatan Simpang Tiga, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 13.30 WIB tanpa perlawanan.

Sedangkan dugaan pemerkosaan dan pembunuhan Zubaidah dilakukannya di rumah wanita ini.

Tepatnya di Gampong Mesjid Runtoh, Kemukimam Gampong Lhang, Kecamatan Pidie, Kabupaten, Senin (11/1/2021) dini hari.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Mapolres Pidie, Kamis (14/1/2021). 

Berikut isi konferensi persnya >>> klik di sini

2. Penduduk Dianjurkan Mengungsi, Ini Penyebab Tanah Bergerak di Kuta Cot Glie, Aceh Besar

Ketua Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (MIK USK), Dr Nazli Ismail, Rabu (13/1/2021) pagi turun ke Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, lokasi tempat terjadinya fenomena tanah bergerak sejak Selasa (12/1/2021).

Dari hasil observasi langsung, doktor jebolan Swedia ini menyimpulkan bahwa terjadinya tanah bergerak dan rekahan memanjang tersebut disebabkan oleh tanahnya sudah jenuh terhadap air.

Baca juga: Jenazah Prof Andalas Diterbangkan ke Banda Aceh Siang Ini, Rektor USK Merasa Sangat Kehilangan

Kejadian ini, kata Nazli, erat kaitannya dengan tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh, sehingga menyebabkan tanah labil.

Kebetulan, lokasi tanah bergerak itu hanya sekitar 30 meter dari Sungai (Krueng) Aceh.

Rekahannya pun memanjang mengikuti alur sungai. Tebing tanah pun miringnya ke arah sungai.

Selengkapnya >>> klik di sini

3. Prof Mohd Andalas Meninggal di Jakarta

Innalilahi wa inna ilaihi rajiun. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK), Prof Dr dr H Mohd Andalas SpOG, meninggal dunia akibat sakit di Jakarta, Senin (11/1/2021) pukul 04.30 WIB.

Kabar duka tersebut diterima Serambinews.com di Jakarta dari koleganya sesama dokter, yakni Dr dr Mahlil Ruby yang setamat FK USK kini bermukim di Jakarta.

Saat ditanyai Serambinews.com, Mahlil mengaku tahu kabar meninggalnya Prof Andalas dari grup WhatsApp (WA) alumni FK USK.

Baca selengkapnya >>> klik di sini

4. Kasus Kematian Perempuan Pidie, Ditemukan CD Korban dengan Bercak Darah dan Sperma

Tim Reskrim Polres Pidie terus mengusut kasus kematian seorang perempuan bernama Zubaidah binti Ibrahim yang akrab dipanggil Po Nyak (59), warga Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Perempuan tersebut ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Senin (11/1/2021) pagi. Diduga korban diperkosa hingga menemui ajal.

Baca juga: Pemerintah Mau Tambah Utang Rp 1.654,92 Triliun Pada 2021, Utang Hingga 2020 Capai Rp 6.000 Triliun

Untuk kepentingan pengungkapan kasus itu, Polres Pidie telah memintai keterangan dua saksi. Selain itu juga mengumpulkan beberapa bukti fisik lainnya dari lokasi kejadian.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra SSos MM kepada Serambinews.com, Selasa (12/1/2021) mengatakan, sejak Selasa (12/1/2021) pagi pihaknya telah memintai keterangan dari dua dua saksi.

Baca selengkapnya >>> klik di sini

5. Warga Gerebek Rumah Kos di Tamiang, 10 Orang Diamankan, Tiga Wanita Muda Asal Langsa

Sebuah rumah kos di Kampung Dalam, Karangbaru, Aceh Tamiang digerebek warga karena disinyalir menjadi tempat pelanggaran syariat.

Penggerebekan ini dilakukan warga Senin (11/1/2021) subuh.

10 orang yang berada di dalam satu kamar langsung diamankan warga dan diserahkan ke Satpol PP dan WH Aceh Tamiang.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Mustafa Kamal menjelaskan 10 orang tersebut terdiri atas tujuh wanita dan tiga pria.

Ngapain mereka? klik di sini untuk membacanya

6. Ini Sembilan Wanita Penari Zumba yang Bikin Heboh Nagan Raya, Akhirnya Minta Maaf

Sebanyak  9  penari zumba di Nagan Raya yang video mereka hoboh karena melanggar syariat Islam menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat dan Pemkab Nagan Raya.

Baca juga: 23 Orang Tewas Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 di Norwegia

Permintaan maaf dan pernyataan menyesal serta mengaku akan bertobat kepada Allah SWT disampaikan dalam penyelesaian kasus ini  di Kantor Satpol PP/WH Nagan Raya, Rabu (13/1/2021).

Prosesi permintaan maaf  sembilan penari zumba tersebut--delapan warga Nagan Raya dan satu dari Aceh Barat-- dilakukan setelah kasus video tersebut heboh di Nagan Raya sejak beberapa hari terakhir dan dilakukan pemeriksaan oleh Satpol PP/WH.

Ini sosok mereka >>> klik di sini

7. Proses Hukum Kasus Perawat Putus Tangan di Abdya Tetap Lanjut, Meski Tersangka Sudah Dimaafkan

AB (65), warga Desa Ujong Padang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), telah ditetapkan sebagai tersangka kasus putus tangan, Anna Mutia (28) pada 28 Desember 2020. 

Anna Mutia adalah perawat kontrak di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) yang sudah meninggal akibat putus tangan terkena mata pisau mesin pemotong rumput yang patah dan lepas saat digunakan AB.

Petani kurang mampu itu pun sudah diamankan di Mapolres Abdya sejak 5 Januari 2021 setelah personel Satreskrim setempat berhasil mengungkapkan motif penyebab peristiwa yang sempat dibalut misteri 9 hari itu. 

Baca selengkapnya >>> klik di sini

8. Heboh Tanah Bergerak di Aceh Besar, Makin Mengkhawatirkan, Warga Dekat Lokasi Sudah Diungsikan

Fenomena tanah bergerak atau biasa disebut likuifaksi di Desa Lamkleng Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar semakin melebar dan dikhawatirkan akan terjadi longsor.

Baca juga: VIRAL Baru Sehari Masuk Pusat Karantina, Suami Lihat List Nama Seperti Anak SD Nunggu Nilai Ujian

Hal tersebut dikatakan oleh Camat Kuta Cot Glie, Imam Munadar kepada Serambinews.com, Selasa (12/1/2021) malam ini.

Imam mengatakan, untuk mengatasipasi hal yang tidak diinginkan pihak kecamatan sudah mengimbau masyarakat setempat untuk menjauh dari lokasi sementara waktu.

Selengkapnya >>> klik di sini

9. Suami Gerebek Istri Selingkuh dengan Pria Lain di Penginapan Meulaboh

MN (35) seorang suami bersama warga dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Barat, ikut bersama menggerebek istrinya yang diduga selingkuh.

MN bersama petugas menggerebek istrinya di dalam kamar penginapan di kawasan Kuta Padang, Meulaboh saat sedang berduaan dengan pria lain, pada Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Sementara MU (33), wanita yang digerebek tersebut merupakan warga Desa Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, dan istri sah dari MN. 

Wanita tersebut ditangkap dengan pria berinisial SF (50), warga Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, saat sedang sunyinya malam.

Ini yang terjadi selanjutnya >>> klik di sini

10. Siang Ini, Gubernur Aceh Kembali Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II, Sekda Lantik Eselon III dan IV

Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, pada Senin (11/1/2021) siang kembali melantik sejumlah pejabat di lingkup Pemerintahan Aceh.

Informasi diperoleh Serambinews.com, pelantikan akan berlangsung dalam dua gelombang.

Pada pukul 14.30 WIB, Gubernur Aceh Nova Iriansyah dijadwalkan melantik sejumlah pejabat eselon II di jajaran Pemerintah Aceh.

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan Meninggal Dunia hingga Ibu Muda Meninggal Tergantung di Abdya

Baca juga: BERITA POPULER – Kematian Pramugari, Postingan Pramugara Sriwijaya, Pembunuhan Gadis Aceh di Medan

Kegiatan ini akan berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh.

Sementara pada pukul 16.30 WIB, akan dilanjutkan pergantian dan pelantikan sejumlah pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemerintah Aceh oleh Sekda Aceh, dr Taqwallah M.Kes.

Selengkapnya >>> klik di sini

(Serambnews.com/Agus Ramadhan)

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Baru Nikah, Wanita Ini Dicerai Suaminya Gegara Tato Nama Mantan di Paha

Baca juga: Joe Biden Akan Ubah Kebijakan Aneh Trump di Hari Pelantikan, Termasuk Soal Orang Muslim

Baca juga: Biden Tunggu Rekom Penasihat Intelijen, Apakah Akan Berbagi Informasi Rahasia dengan Donald Trump?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved